Minggu, 14 Jun 2026 23:00 WIB

Banyuwangi Berjaya di East Java Tourism Award 2021

  • Penulis :
  • | Minggu, 12 Des 2021 11:09 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan untuk desa-desa di Banyuwangi dalam ajang East Java Tourism Awards 2021. (Foto: Dok. Pemkab Banyuwangi)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan untuk desa-desa di Banyuwangi dalam ajang East Java Tourism Awards 2021. (Foto: Dok. Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Desa-desa di Banyuwangi kembali menorehkan prestasi. Kali ini desa-desa di Banyuwangi berjaya East Java Tourism Award 2021 yang digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Dalam East Java Tourism Award 2021 yang digelar di Malang pada 10 Desember 2021 lalu, terdapat tujuh kategori penghargaan. Dalam ajang tersebut Banyuwangi meraih delapan penghargaan dan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Siapkan Shelter Baru untuk Warga PAS

“Selamat kepada para pemenang dalam East Java Tourism Award 2021. Penghargaan ini agar menjadi motivasi pelaku pelaku industri wisata di Jawa Timur, untuk terus melakukan inovasi-inovasi agar ekonomi terus tumbuh positif, untuk menyongsong Jatim Bangkit,” kata Khofifah.

Adapun penghargaan yang diterima Banyuwangi adalah Terbaik II Daya Tarik Wisata Alam Terbaik, Wisata Bangsring; Terbaik II Daya Tarik Wisata Buatan, Wisata Sumber Bulu Songgon; Terbaik I Video Profil Desa Wisata, desa wisata adat osing Kemiren Banyuwangi; Terbaik III Video Profil Desa Wisata, desa wisata Tamansari; Unggulan II Lomba Film Pendek Pesona Wisata Jawa Timur, Efendy–Jejak Banyuwangi; Virtual Tour Desa Wisata Terbaik, desa Bangsring; Homestay di Desa Wisata, Kedaton Wetan Homestay; dan Restoran Bintang dan Non Bintang, Waroeng Kemarang.

Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, Muhammad Yanuarto Bramuda bersyukur desa-desa di Banyuwangi kembali meraih prestasi. “Kian banyak desa-desa wisata di Banyuwangi yang meraih prestasi. Ini semua berkat kerjasama dan kerja keras semua pihak. Terima kasih atas kekompakan yang terus terjalin selama ini desa-desa di Banyuwangi,” kata Bramuda.

Bramuda mengatakan tahun ini desa-desa Banyuwangi telah banyak meraih prestasi. Selain di East Java Tourism Award, desa-desa Banyuwangi juga berprestasi di tingkat nasional.

Sebelumnya, Desa Tamansari Kecamatan Licin meraih juara pertama Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, Kategori Digital, yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Dalam ajang tersebut, juga ditetapkan Desa Tamansari mendapat sertifikasi berkelanjutan dari Kemenkarekraf dengan kategori “Maju”.

Baca Juga: Mensos Berharap Banyuwangi jadi Pelopor Sekolah Rakyat

“Dalam sertikasi berkelanjutan ini hanya 16 desa di Indonesia yang terpilih dan Desa Tamansari termasuk di dalamnya,” kata Bramuda.

Selain itu pada tahun ini Desa Tamansuruh Banyuwangi juga meraih penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS). Desa yang terletak di kaki Gunung Ijen tersebut masuk dalam 10 besar “Desa Cinta Statistik (Desa Cantik)” Terbaik Nasional 2021 BPS.

Selain meraih banyak penghargaan, dalam ajang tersebut kesenian Rengganis dari Banyuwangi juga ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda.

Baca Juga: BPK Berikan Opini WTP untuk Pemkab Banyuwangi, Prestasi Selama 13 Tahun Berturut

Rengganis adalah kesenian drama tradisional yang merupakan bentuk akulturasi dan kolaborasi dari gabungan beberapa jenis seniman seperti wayang orang, kethoprak, ludruk, janger/damarwulan, ande-ande lumut, gandrung dan lainnya.

Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda tersebut diserahkan oleh Gubernur Khofifah pada Kepala Bidang Produk Wisata Disbudpar Banyuwangi, Edy Mulyono.

"Pelestarian kebudayaan sangat penting d ttengah keberagaman saat ini, keberagaman budaya ini jangan malah digeneralisasi tapi harus ditunjukkan keunikannya. Maka dengan ditetapkannya Kesenian Rengganis yang sebagai warisan budaya tak benda, kami berharap ke depan kesenian Rengganis bisa kembali bergairah dan bisa berdampak bagi perekonomian masyarakat Banyuwangi." ungkap Bramuda.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.