Sabtu, 06 Jun 2026 20:35 WIB

Khofifah Puji Kerja Keras Relawan Erupsi Gunung Semeru

Kerja keras relawan erupsi Gunung Semeru (Foto-foto: Pemprov Jatim)
Kerja keras relawan erupsi Gunung Semeru (Foto-foto: Pemprov Jatim)

Lumajang - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memuji kinerja relawan yang tak kenal lelah membantu proses pencarian dan penyelamatan korban erupsi atau Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.

"Terimakasih sebesar-besarnya dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan dari berbagai unsur masyarakat yang ikut terlibat dalam operasi Semeru. Saya paham betul, medan yang harus dihadapi sangat menantang, belum lagi status Semeru yang sewaktu-waktu masih bisa mengeluarkan APG kembali," ungkap Khofifah, Jumat (10/12/2021).

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Khofifah menyebut, kesigapan dan respon cepat relawan dari berbagai organisasi masyarakat tersebut sangat membantu kerja pemerintah dalam upaya penanggulangan bencana. Terutama membantu para korban yang begitu sangat membutuhkan pertolongan.

"Jujur diakui bahwa kehadiran berbagai relawan ini membuat kerja pemerintah semakin ringan. Kepedulian mereka sangat luar biasa, apalagi relawan-relawan ini tidak dibayar. Saya menyebut para relawan ini sebagai pahlawan tanpa tepuk tangan," tutur dia.

Kerja keras relawan erupsi Gunung SemeruKerja keras relawan erupsi Gunung Semeru

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

"Saya rasa tanpa memiliki semangat kemanusiaan dan kepedulian yang tinggi, mereka tidak akan sampai ke Lumajang. Apalagi, akses menuju Lumajang tidak mudah untuk ditembus," sambung Khofifah.

Menurutnya, relawan sebagai salah satu unsur pentahelix, diharapkan dapat terus menjadi mitra dalam membantu percepatan penanggulangan bencana. Khofifah yakin kehadiran para relawan dalam misi kemanusiaan di kawasan Gunung Semeru akan mendongkrak semangat korban untuk segera bangkit dari keterpurukan.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (10/12/2021) pukul 12.00 WIB, jumlah warga meninggal dunia sebanyak 45 jiwa, luka berat 32, luka ringan 82, hilang 12 dan mereka yang mengungsi 6.573.

Baca Juga: Land Convoy Gaza, Relawan Asal Surabaya Gabung Misi Global di Rafah

Warga yang mengungsi tersebar di 126 titik. Untuk fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang terdampak tercatat 31 unit, terdiri atas 24 lembaga pendidikan, satu unit polindes, 5 tempat ibadah serta satu infrastruktur jembatan.

Khofifah kembali mengajak masyarakat agar tenang dan sabar, karena pemerintah saat ini sedang membahahas opsi untuk relokasi ke tempat yang aman bagi warga, agar tidak berada di area rawan bencana.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.