Jumat, 19 Jun 2026 00:24 WIB

Jatim SMA Awards 2021, Ajang Aktualisasi Diri dan Prestasi di Tengah Pandemi

Penutupan SMA Award 2021 digelar di Shangri-La Hotel, Surabaya (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Penutupan SMA Award 2021 digelar di Shangri-La Hotel, Surabaya (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui dinas pendidikan (disdik) menggelar SMA Award 2021. Penghargaan ini diikuti 26.215 peserta dari 1.528 lembaga di 38 kabupaten dan kota di Jatim.

SMA Award digelar sebagai upaya mendorong sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran serta kompetensi siswa di masa pandemi ini. Sebab banyak tantangan dan kendala, yang justru menghadirkan beragam inovasi dan kreasi.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Ajang ini sebagai bentuk apresiasi Disdik Jatim atas kerja keras lembaga pendidikan SMA dan semangat siswa dalam melahirkan berbagai inovasi dan prestasi, baik akademik maupun nonakademik.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Wahid Wahyudi dalam laporannya menyebut, kegiatan SMA Award di tahun ketiga ini diikuti 423 SMA negeri dan 1.105 SMA swasta.

Mereka berkompetisi di 30 kategori lomba, di antaranya OSIS Eksis, Monolog, Teater, Podcast, Cerdas Cermat Kebangsaan, Kompetisi Sains, Duta Pelajar Putra dan Putri, Komik Strip, Fotografi, Menyanyi Solo dan Gitar Solo.

"Para peserta telah melalui serangkaian penjurian pada 1-6 Desember 2021. Selain memperebutkan 30 penghargaan, 4 kategori penghargaan khusus di antaranya juga diperebutkan sekolah inspiratif, sekolah impreshif, sekolah double track dan Juara Umum SMA Award 2021," terang Wahid saat penutupan event tersebut di Shangri-La Hotel, Surabaya, Kamis (9/12/2021) malam.

Dia menambahkan, ajang penghargaan ini bertujuan untuk menggali potensi akademik dan nonakademik dalam bidang seni, olahraga, organisasi remaja dan inovasi sekolah. Serta memberikan pengalaman berkompetisi dengan nilai keberagaman dan kebersamaan.

"Selain itu juga bisa mempererat persahabatan, persatuan dan kesatuan bangsa seluruh SMA di Jatim baik negeri ataupun swasta dengan karakter tingkat keterampilan dan budaya yang berbeda," jelas Wahid.

Kegiatan seremonial itu ditutup oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Dalam sambutannya, Khofifah menyebut kegiatan SMA Award menjadi acuan bagi sekolah untuk terus meningkatkan motivasi dan mencetak para siswa berprestasi.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Apalagi sebelumnya, pelajar Jatim telah menyumbangkan berbagai prestasi yang telah diraih di ajang bergengsi tingkat nasional maupun international. Pada Tahun 2021 Jatim sukses meraih juara umum Kompetisi Sains Nasional (KSN) dengan 29 emas, 29 perak dan 25 perunggu.

"Kompetisi Sains Nasional (KSN) yang di tahun sebelumnya diraih oleh Jatim. Jatim telah menunggu 18 tahun untuk mendapatkan Juara Umum KSN dari DKI Jakarta. Selain itu angka penerimaan SNMPTN terbanyak juga dari Jatim, baik jalur SNMPTN, SBMPTN, maupun KIP Kuliah. Bersyukur bahwa menurut evaluasi LPPD kinerja pendidikan oleh Kemendagri, Jatim tercatat terbaik se Indonesia. Semua menjadi penyemangat kami untuk terus menjaga dan meningkatkan prestasi lebih baik lagi," ungkapnya.

"Juara ini tidak hanya di tingkat nasional tapi juga pada lomba sains di tingkat international, Jawa Timur selalu meraih medali emas, perak dan perunggu. Serta masih banyak prestasi lainnya yang membanggakan baik bidang akademik dan nonakademik," tambah dia.

Menurutnya, ajang penghargaan seperti ini diharapkan menjadi stimulus bagi siswa dalam menakar prestasi baik akademik dan non akademik serta memperluas sosialisasi diri siswa. Khususnya untuk menggali berbagai inovasi dalam mengembangkan skill, talenta dan bakat yang dimiliki para siswa di Jatim pada era new normal.

"Mereka telah bertanding secara fair dan dinilai juri secara independent. Beragam potensi di setiap sekolah telah ditampilkan. Saya yakin dari ajang ini akan lahir generasi muda hebat dengan beragam kompetensi yang kreatif dan inovatif meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19," terang dia.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Khofifah berharap para kepala SMA negeri dan swasta di Jatim memberikan pengalaman terbaiknya pada para siswa agar menjadi bekal di kehidupan mereka nantinya.

"Tetap kawal mereka dengan beragam aktifitas positif, ajari mereka menjadi generasi yang sportif dan berjiwa kesatria. Berikan motivasi untuk terus berinovasi. Jadikan mereka calon pemimpin bangsa yang tangguh, bermental baja dan beretika," harapnya.

Mantan Menteri Sosial itu menambahkan saat ini kualitas pendidikan SMA di Jatim sudah makin merata.

"Terbukti dengan capaian prestasi yang merata di wilayah Jatim bagian Mataraman, Pantura, Arek, Tapal Kuda dan Madura," urainya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.