Sabtu, 20 Jun 2026 07:58 WIB

Gelar Aquarium Expo, Banyuwangi Pacu Ekonomi Kreatif

  • Penulis :
  • | Senin, 06 Des 2021 19:01 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam pembukaan Aquarium Expo 2021.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam pembukaan Aquarium Expo 2021.

Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar Aquarium Expo 2021 di Balai Benih Ikan, Genteng. Acara yang dibuka oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Senin (6/12/2021), digelar selama satu pekan ke depan.

Ada beragam jenis ikan yang dipamerkan. Mulai dari ikan air tawar, ikan air payau maupun ikan air laut.

Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Siapkan Shelter Baru untuk Warga PAS

Menurut Bupati Ipuk, acara ini sengaja digelar untuk pertama kalinya di Banyuwangi dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di tengah masyarakat. Pecinta ikan hias dan aquascape merupakan komunitas yang cukup besar sehingga menjadi potensi pasar yang menjajikan.

“Di Aquarium Expo ini, tidak sekadar menampilkan aneka ikan hias yang dipamerkan di dalam aquarium yang dihias indah. Tapi, di sini juga menjadi ajang bertemunya para pelaku bisnis ikan, akuarium, dan hal-hal yang berkaitan dengan para pecinta, penghobi dan masyarakat umum lainnya. Sehingga di sini ada perputaran ekonomi yang terjadi,” terang Ipuk.

Pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis hobi sebagaimana para pecinta ikan tersebut, lanjut Ipuk, saat ini sedang dikembangkan di Banyuwangi.

“Saya berharap, acara ini tidak hanya sebatas berhenti di sini. Tapi, nantinya akan terbangun ekosistem, baik bagi para pelaku bisnisnya maupun bagi para penghobinya,” lanjutnya.

“Kami proyeksikan ke depan, Balai Benih Ikan Genteng ini nantinya tidak sebatas pusat pembenihan. Namun, bisa di-create menjadi sentra dari para pelaku ikan hias di Banyuwangi,” imbuh Ipuk.

Para pecinta ikan hias di Kabupaten Banyuwangi mengalami tren kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Terlebih di masa pandemi.

Baca Juga: Mensos Berharap Banyuwangi jadi Pelopor Sekolah Rakyat

“Jika bisnis lainnya, malah menurun saat pandemi, justru ikan hias malah mengalami kenaikan. Mungkin, ini karena orang lebih sering di rumah, sehingga butuh hiburan,” ungkap Tulus, salah satu penjual ikan hias yang ikut dalam ekspo tersebut.

Hal yang sama diakui oleh Sinyo, salah seorang pembibit ikan hias. Dalam masa pandemi ini, ia mengaku mendapat orderan yang cukup tinggi.

“Tidak hanya dari Banyuwangi, tapi juga dari daerah lain,” ungkap pembibit ikan hias asal Genteng itu.

Selain ikan hias, kenaikan juga terjadi di penjualan peralatan pendukung lainnya. Seperti halnya akuarium, aksesoris dan peralatan perawatan ikan lainnya. “Trend aquascape saat ini terjadi peningkatan. Hal ini berdampak kepada para pelaku bisnis perikanan ini sendiri,” ungkap Dekan Fakultas Pertanian dan Perikanan Untag Banyuwangi, Ervina Wahyu Setianingrum yang turut menghadiri pembukaan pameran tersebut.

Baca Juga: BPK Berikan Opini WTP untuk Pemkab Banyuwangi, Prestasi Selama 13 Tahun Berturut

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi Alief Rahman Kartiono menjelaskan Aquarium Expo 2021 kali ini, tidak hanya menyajikan aquarium beserta ikan hias dari berbagai jenis air. Tapi, juga menghadirkan berbagai pihak. Seperti pembibit, umkm ikan hias, umkm akuarium, sampai penjual produk perikanan dan kuliner berbasis ikan.

“Kita juga lengkapi dengan beragam pelatihan dan kontes selama penyelenggaraan. Sehingga ini benar-benar menjadi ajang bertemunya para pecinta ikan di Banyuwangi maupun dari luar Banyuwangi,” terang Alief.

Acara Aquarium Expo sendiri dibuka secara umum. Pengunjung dapat datang secara gratis. “Umum, siapa saja boleh datang dan tidak dipungut biaya. Asal menggunakan masker dan mentaati protokol kesehatan,” pungkas Alief.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.