Sabtu, 20 Jun 2026 03:51 WIB

Dampak Erupsi Semeru, Rute Penerbangan di Atas Lumajang Dialihkan

Erupsi Gunung Semeru membuat jalur penerbangan dialihkan. (Foto: Istimewa)
Erupsi Gunung Semeru membuat jalur penerbangan dialihkan. (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Airnav Indonesia melakukan pengalihan rute penerbangan yang melintas di atas Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Dengan begitu, Airnav Indonesia memastikan operasional penerbangan tidak ada yang terdampak.

"Airnav Indonesia mengarahkan pesawat yang terbang pada rute di atas Gunung Semeru untuk terbang melewati rute di sebelah utara Pulau Jawa," kata Sekretaris Perusahaan Airnav Indonesia Rosedi dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (5/12/2021).

Baca Juga: Harga Tiket Umrah Meroket, AMPHURI Desak Pemerintah Turun Tangan

Dia menuturkan, Airnav Indonesia juga melakukan antisipasi dengan koordinasi antar wilayah Flight Information Region (FIR) Ujung Pandang dan Jakarta. Rosedi mengatakan, untuk sementara tidak menggunakan rute W33 di sebelah selatan Surabaya.

Baca Juga: Dampak Semeru Erupsi, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Rosedi memastikan, Airnav Indonesia terus berkoordinasi dengan stakeholder penerbangan terkait. Selain itu juga bersiaga jika terdapat update informasi dampak erupsi Semeru yang berpotensi mempengaruhi operasional penerbangan.

Baca Juga: Saat Langit Timur Tengah Memanas, Jemaah Umrah Indonesia Kena Getahnya

Dia menegaskan, Airnav Indonesia berkoordinasi dengan penyelenggara bandar udara di Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. "Ini dilakukan untuk terus melakukan update hasil Paper Test yang dapat mengidentifikasi intensitas sebaran abu vulkanik di lokasi masing-masing," ujar Rosedi.

Rosedi menuturkan, Airnav juga melakukan update informasi terkait potensi dampak sebaran abu vulkanik terhadap operasional penerbangan. Selain itu juga melakukan langkah antisipasi terhadap potensi dampak abu vulkanik erupsi Semeru.

"Airnav akan melaporkan update informasi terkini, terutama kepada para pengguna jasa untuk memastikan semua penerbangan dapat terhindar dari sebaran abu Semeru," tutur Rosedi.

Baca Juga: Tren Positif Penerbangan Jember - Jakarta, Pemkab Jember Perpanjang Kontrak Fly Jaya

Baca Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.