Senin, 22 Jun 2026 18:18 WIB

Pakar Parasitologi UMSurabaya: Tembakau Bisa Cegah Penyakit Demam Berdarah

Virtual Talk Show Gerakan Muhammadiyah dalam Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Generasi Bangsa.
Virtual Talk Show Gerakan Muhammadiyah dalam Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Generasi Bangsa.

Surabaya - Muhammadiyah Tobacco Control Network (MTCN) menyelenggarakan Virtual Talk Show dengan tema “Gerakan Muhammadiyah dalam Meningkatkan Kesehatan dan Kesejahteraan Generasi Bangsa”, Sabtu (27/11/2021).

Kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional 2021 itu turut mengundang Agus Suprapto (Deputi III Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Kependudukan) Kemenko PMK, menjadi salah satu narasumbernya.

Baca Juga: Guru Besar Umsura Dorong Pembelajaran Metakognitif, Ini Penjelasan Prof Lina

Dosen dan peneliti UM Surabaya, Vella Rohmayani, dalam talkshow tersebut menjelaskan pentingnya mengolah tembakau menjadi komoditas lain yang lebih bermanfaat, salah satunya adalah mengolahnya menjadi larvasida.

“Tembakau merupakan tanaman dengan efektivitas larvasida yang tinggi. Karena penggunaan dosis rendah dari ekstrak tembakau sudah dapat menyebabkan kematian pada larva nyamuk Aedes sp, yang merupakan vektor penular penyakit Demam Berdarah (DBD), selain itu larvasida tembakau ternyata juga efektif menyebabkan kematian pada larva Anopheles sp, dan Culex sp,” ujar Vella.

Pakar parasitologi asal UMSurabaya tersebut menambahkan, data prevalensi atau kasus DBD di Jawa Timur saat ini masih sangat tinggi. Sedangkan pengendaliannya masih menggunakan larvasida sintesis, yang ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan manusia, lingkungan, serta dapat menyebabkan terjadinya resistensi.

Baca Juga: Umsura Kukuhkan Guru Besar Keperawatan, Usung Konsep Holistik

Sebab itu menggunakan larvasida alami dari ekstrak tembakau akan jauh lebih aman dan lebih ramah lingkungan, serta sangat efektif membunuh larva nyamuk. Hal itu diharapkan dapat membantu menanggulangi penularan penyakit DBD, khususnya di Provinsi Jawa Timur.

"Larvasida dari tembakau terbukti bisa menjadi penganti larvasida sintesis atau abate. Hal tersebut membuktikan bahwa tembakau bisa dimanfaatkan untuk sesuatu hal yang lebih bermafaat. Bukan hanya untuk rokok," jelasnya.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Pengurus Muhammadiyah Tobacco Cotrol Center (MTCC) UMSurabaya ini menambahkan, kegiatan itu mendorong partisipasi aktif dalam mengendalikan tembakau.

"Serta mendorong pemerintah agar terus melakukan regulasi dan upaya-upaya pengendalian tembakau. Salah satu hal yang menarik perhatian adalah wacana untuk mengolah tembakau menjadi komoditas lain selain rokok," tandasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.