Senin, 15 Jun 2026 13:26 WIB

Tunggu Data Digital dari Jepang, Masa Tahanan Sopir Vanessa Angel Diperpanjang

Kapolres Jombang AKBP Moh Nur Hidayat (Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Kapolres Jombang AKBP Moh Nur Hidayat (Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Jombang - Masa tahanan pengemudi mobil mendiang Vanessa Angel, Tubagus Joddy diperpanjang oleh penyidik Satlantas Polres Jombang.

Kapolres Jombang AKBP Moh Nur Hidayat mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat perpanjangan tahanan kepada Kejaksaan Negeri Jombang.

Baca Juga: Geger, Rumah di Pemukiman Padat Jombang Disulap Jadi Kebun Ganja Ratusan Pot

"Sudah kami layangkan perpanjangannya ke kejaksaan 40 hari ke depan, yang harusnya habis tanggal 30, sudah kami ajukan perpanjangan mulai 1 Desember sampai 9 Januari," kata Nur Hidayat, Jumat (26/11/2021).

Ia menambahkan, perpanjangan masa tahanan Joddy dikarenakan data digital dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) yang dikirimi ke Jepang belum diterima oleh penyidik.

"Karena sudah sesuai aturan, kalau secara kelengkapan berkas sudah selesai, tinggal satu kelengkapan terkait data analisis kendaraan, kita memperpanjang itu untuk mengantisipasi analisanya belum selesai," tukasnya.

Baca Juga: Bus Rombongan Alumni SMEA Negeri Jombang Alami Kecelakaan di Tulungagung

Menurut alumni Akpol 2002 ini, sebetulnya kasus pengemudi yang menewaskan Vanessa Angel dan suaminya Febri Andriansyah (Bibi) itu bisa langsung dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Jombang tanpa menunggu hasil black box yang dikirim ke Jepang.

"Bisa, karena ini kan rentang waktunya juga diatur oleh undang-undang, masih ada rentang waktu yang cukup, kita sambil menunggu itu jadi kita perpanjang saja, kurang lebih sama," bebernya.

Baca Juga: Bejat, Penjual Cilok di Jombang Cabuli Adik Kandungnya Selama 6 Tahun

Kapan berkas Tubagus Joddy akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Jombang, Nur Hidayat memastikan akan konfirmasi ATPM.

"Kita akan konfirmasi kembali ke ATPM, apa ada kendala di SOP mereka, karena mereka juga menunggu hasil dari ATPM Jepang, tapi kalau mereka tidak bisa menghadirkan, akan tetap kita kirim," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.