Selasa, 16 Jun 2026 22:27 WIB

18 ASN di Ponorogo Disebut Terima Bansos PKH dan BPNT dari Kemensos

Gedung Pemkab Ponorogo (Foto: dokumen jatimnow.com)
Gedung Pemkab Ponorogo (Foto: dokumen jatimnow.com)

Ponorogo - Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Ponorogo, Supriadi menyebutkan ada 18 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pemkab Ponorogo yang menerima bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Ia menjelaskan, dari 26 ASN yang dilaporkan, setelah diperiksa ada ada 18 orang yang merupakan penerima bansos berstatus sebagai ASN dan 8 sisanya bukan PNS.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Itu saya tahunya setelah ada pemberitahuan dari Kemensos bahwa di Ponorogo dan beberapa kabupaten/ kota penerima bansos adalah ASN termasuk di Ponorogo. Laporannya ada 26," ujarnya, Jumat (26/11/2021).

"Ada 18 orang yang merupakan penerima bansos berstatus sebagai ASN. Setelah ditelusuri lewat Dukcapil, kepegawaian dan dinas terkait. Yang benar-benar ASN 18 orang. Sudah kami laporkan Kemensos untuk ditindaklanjuti," paparnya.

Dari penelusuran, kedelapan belas orang saat menerima bansos statusnya belum menjadi ASN. Namun, saat menjadi ASN mereka tidak melaporkan.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

"Ketika mereka jadi ASN seharusnya melaporkan. Kalau tidak ada laporan, kami tidak tahu," ujar dia.

"Mereka (ASN) yang menerima bansos ada yang mulai tahun 2014, ada juga yang 2017," tambahnya

18 ASN yang menerima bansos itu disebutkannya ada dua yang juga menerima PKH. Untuk yang PKH, sudah dalam proses graduasi atau pemberhentian.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Mereka terakhir menerima pada September lalu. Untuk Oktober sudah proses penelusuran," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.