Minggu, 14 Jun 2026 05:48 WIB

Pelajar Putri Dianiaya dan Diduga Dicabuli di Kota Malang, Para Saksi Diperiksa

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto

Kota Malang - Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto memastikan pihaknya melakukan gerak cepat untuk menyelidiki kasus penganiayaan yang dialami seorang pelajar putri. Siswi itu juga disebut kuasa hukumnya diduga menjadi korban pencabulan. 

AKBP Budi Hermanto menyebutkan proses penyelidikan sudah berjalan. Beberapa saksi dan korban telah dimintai keterangan.

Baca Juga: 2 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Bakar Gudang Usai Aksi Penggelapannya Terendus

"Setelah kita terima LP, kita dalami bagaimana sebenarnya kejadian tersebut. Intinya kita tidak tinggal diam mengawal kasus anak panti asuhan dan menjadi atensi," jelasnya, Senin (22/11/2021).

Baca juga: 

Karena kasus perundungan terhadap anak atau bullying menjadi pembahasan penting. Bahkan kepolisian juga menjamin keamanan korban yang disiksa.

Korban yang mendapat penganiayaan secara beramai-ramai oleh pelaku itu sekarang disebut dalam kondisi trauma berat.

"Jadi tidak hanya perlindungan hukum kepada korban dan keluarga tapi pendampingan psikologis juga. Itu paling penting. Psikologi itu penting untuk melakukan asesmen terhadap kondisi kejiwaan dan mental korban," tegasnya.

Baca Juga: Kuras Pertalite Pakai Barcode Bodong, Pegawai SPBU di Malang Diringkus Polisi

Menurutnya, terlebih korban masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan berusia 13 tahun. Korban juga diduga menjadi korban pencabulan oleh pria yang menganiayanya.

Perkembangan penyelidikan kasus ini juga bakal disampaikan secara terbuka kepada publik.

"Petugas akan menggunakan tata cara terhadap anak dalam proses hukum. Karena kebanyakan pelaku masih anak-anak remaja," tandasnya.

Dari video berdurasi 2.29 menit yang menjadi viral di media sosial (medsos), terlihat korban tergeletak dan di sampingnya ada cewek lain yang menendang kepalanya.

Baca Juga: Akhir Perjalanan Kasus Yai Mim di Malang: Tersangka Wafat, Polisi Terbitkan SP3

Pelaku bahkan memukulkan alas kaki ke kepala korban hingga pelajar putri itu tersungkur beberapa kali. Kaki korban kemudian mendapat sundutan rokok dari para penganiaya.

Mereka terlihat senang dan melompat-lompat kegirangan ketika melakukan penganiayaan tersebut. Dalam video juga terdengar ada perbincangan. Korban dituduh menggoda pacar dari para penganiaya.

Tidak berhenti sampai di situ, korban juga dipaksa membuka roknya agar dapat difoto oleh mereka. Korban berusaha mempertahankan rok-nya dan terus meminta ampun tapi tetap tidak dihiraukan oleh para pelaku dan terus melakukan penganiayaan.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.