Minggu, 21 Jun 2026 08:17 WIB

Dalami Dugaan Suap di Liga 3, Polda Jatim Bakal Periksa Saksi-saksi

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 22 Nov 2021 16:49 WIB
Logo Polda Jatim
Logo Polda Jatim

Jawa Timur - Polda Jatim telah menerima laporan dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terkait dugaan pengaturan skor atau suap dalam pertandingan di Liga 3 Zona Jatim. Kasus tersebut tengah didalami.

"Jadi Komdis (PSSI) Jatim melaporkan sebuah peristiwa terkait pertandingan sepak bola yang diduga ada match fixing," ungkap Wadirreskrimum Polda Jatim, AKBP Ronald Ardiyanto Purba, Senin (22/11/2021).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Menurut Ronald, laporan itu sedang didalami. Tahap berikutnya, masih akan dilakukan penyelidikan terlebih dahulu.

"Nanti kami akan proses lidik, untuk mencari tahu peristiwa itu apa. Kemudian kita konstruksikan ke pasal yang ada," jelas dia.

Baca juga:  Dugaan Suap di Liga 3 Dilaporkan ke Polda Jatim

"Nah, dari proses penyelidikan nanti, kalau tindak pidana, kami bisa menentukan siapa tersangkanya. Baru kami melaksanakan penyidikan," tambah Ronald.

Untuk sementara, status dugaan pengaturan skor itu masih dalam proses penyelidikan.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Jadi akan kami konstruksikan, apakah modelnya suap atau pemerasan atau penipuan. Nanti dari proses penyelidikan itu yang kami bangun konstruksinya untuk bisa menjadikan sebuah perkara," paparnya.

Sementara informasi dari Komdis PSSI Jatim, ada empat orang yang dilaporkan ke Polda Jatim, yaitu BS, Ar, Dv dan Bl. Keempatnya diduga mengatur pertandingan Gresik Putra (Gestra) Paranane FA melawan Persema Malang dan Gestra Paranane FA melawan NZR Sumbersari FC.

"Tadi, satu orang dan kawan-kawan. Jadi kami belum tahu siapa. Nanti setelah lidik. Masih dugaan (pengaturan skor dan suap)," tegasnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Dalam waktu dekat, penyidik Ditreskrimum Polda Jatim akan memanggil sejumlah saksi.

"Secepatnya kami akan undang. Proses pengundangan itu minimal dua hari. Kami undang sekarang, ya nunggu dua hari. Ya minggu-minggu inilah," tambah dia.

"Kami Polri akan transparan. Dan kami akan buka penyidikannya seperti apa. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Sehingga masyarakat tahu. Dan yakinlah bahwa kami mendukung agar persepakbolaan di Indonesia ini semakin maju dan baik," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.