Jumat, 19 Jun 2026 18:02 WIB

Tekan Angka Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Ini Terobosan Polrestabes Surabaya

Kanit PPA Polrestabes Surabaya, Ipda Tri Wulandari dan Cak Now
Kanit PPA Polrestabes Surabaya, Ipda Tri Wulandari dan Cak Now

Surabaya - Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya mencatat kasus kekerasan seksual di Kota Pahlawan meningkat drastis selama Pandemi Covid-19.

Data tersebut diambil dari contoh kasus dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, yaitu mulai 2019 hingga Oktober 2021.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kanit PPA Polrestabes Surabaya, Ipda Tri Wulandari menyebut bahwa korban kekerasan seksual ini rata-rata usianya masih di bawah umur.

"Tahun 2019 itu ada sekitar 65-70 kasus. Kemudian Tahun 2020 ada sekitar 100 sekian kasus. Nah, di Tahun 2021 sampai bulan Oktober ini sudah 100 lebih. Dan itu yang jadi korban rata-rata anak di bawah umur," beber Wulan kepada jatimnow.com, Sabtu (20/11/2021).

Menurut Wulan, ada banyak faktor yang mempengaruhi tingginya angka kasus kekerasan seksual di Surabaya. Namun yang paling menonjol adalah faktor lingkungan, baik di rumah, pertemanan hingga sekolah.

"Mungkin juga anak-anak ini tidak memiliki aktivitas produktif selama pandemi. Di masa pandemi ini kan, mereka juga terbatas untuk bisa beraktivitas," papar dia.

Saat ini, lanjut Wulan, Satreskrim Polrestabes Surabaya sedang menyiapkan terobosan untuk bisa menekan jumlah kasus kekerasan seksual, terutama terhadap anak di bawah umur.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Misalnya, akan merencanakan untuk membuat hotline khusus pengaduan kasus kekerasan seksual. Hal itu nantinya juga dilakukan secara bersama-sama dengan OPD terkait di Pemkot Surabaya.

Wulan juga meminta apabila masyarakat menjadi korban kekerasan seksual bersedia dan berani melaporkannya kepada pihak berwajib. Ia menjamin akan melindungi identitas para korban.

"Makanya, ini sedang kami siapkan karena mengingat tingginya angka kasus kekerasan seksual di Surabaya. Akhir-akhir ini kasusnya meningkat. Hotline ini juga penting karena kadang-kadang korban takut dan malu untuk melapor," tambah dia.

Unit PPA juga bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A), Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya untuk memberikan sosialisasi terhadap masyarakat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurut Wulan, kerja sama dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkot Surabaya sudah direncanakan. Saat ini Unit PPA sedang membuat konsep dan menyusun langkah preventif serta pencegahan agar kasus kejahatan seksual di Surabaya bisa ditekan.

"Sekarang kami masih membuat konsepnya, ini sedang disusun," ungkap Wulan.

"Karena menurut kami, semenjak pandemi dan semua kegiatan dilakukan secara daring, kejahatan seksual ini meningkat. Pak Kasatreskrim (Kompol Mirzal Maulana) sedang menyiapkan terobosan ke arah sana (pencegahan)," tandas Wulan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.