Kamis, 18 Jun 2026 11:23 WIB

Kejar Layangan Putus, Bocah di Banyuwangi Nyaris Dibacok Petani Lombok

  • Penulis :
  • | Sabtu, 23 Jun 2018 15:03 WIB
Korban dengan luka gores di leher akibat benda tajam jenis celurit
Korban dengan luka gores di leher akibat benda tajam jenis celurit

jatimnow.com - Leher Aldino Dwi Saputra (14), remaja asal Dusun Susukan Lor Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, ini nyaris saja ditebas dengan sabit oleh seorang petani, Jumat (22/6/2018) sore kemarin.

Gara-garanya, Aldino menginjak-injak tanaman cabe saat mengejar layangan putus yang jatuh ke lahan cabai milik Abdus Salam (48), warga Dusun Krasak Desa Kaotan, Kecamatan Blimbingsari. Meski begitu, leher Aldino tetap saja luka gores bekas benda tajam.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Kapolsek Rogojampi, Kompol Suharyono mengatakan, tersangka yang tak lain pemilik lahan cabai sudah diamankan untuk kepentingan proses hukum. Dia ditangkap atas laporan Abdul (51), Ayah korban, beberapa jam setelah kejadian.

"Iya, benar. Pelaku sudah kita amankan bersama barang bukti sabit," jelasnya, Sabtu (23/6/2018).

Kejadian berawal, korban bersama kawan-kawannya bermain di persawahan Desa Kaotan. Mereka menunggu layang-layang  putus untuk diraih dengan cara mengejarnya. Apa yang ditunggu kemudian terjadi. Sebuah layang yang kalah tanding putus.

"Kemudian korban bersama temannya bernama Ahmad Dimas Saputra (14), mengejar layang-layang putus, hingga masuk ke lahan tersangka," jelasnya.

Karena keasyikan mengejar, korban tak sengaja menginjak-injak plastik penutup tanah serta tanaman cabai. Melihat hal itu, Abdus Salam yang berada dilahannya menjadi emosi. Dia dengan membawa sabit ditangan kanan mengejar korban.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Kemudian dari belakang menendang pantat korban hingga jatuh terlentang," ungkapnya.

Tersangka yang terlanjur emosi mendorong bahu kiri korban sehingga dalam posisi duduk. Dan mengalungkan sabit ke leher korban dari belakang secara kasar seraya mengeluarkan ancaman.

"Saya sembelih kamu," ungkapnya lagi menirukan ancaman tersangka.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Sejurus kemudian, tersangka membuang sabit dan memukuli wajah korban yang baru saja berdiri menghadap ke arahnya. Korban berhasil melarikan diri, namun mengalami sejumlah luka ditubuhnya.

"Luka gores pada leher belakang, robek bibir dalam atas dan sakit pada wajah," pungkasnya.

Reporter: Irul Hamdani
Editor: Arif Ardianto






Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.