Senin, 15 Jun 2026 00:47 WIB

HKTI Jatim Ajak Warga Gresik Manfaatkan Sampah Rumah Tangga Jadi Eko Enzim

HKTI Jatim ajak warga Gresik manfaatkan sampah rumah tangga jadi Eko Enzim
HKTI Jatim ajak warga Gresik manfaatkan sampah rumah tangga jadi Eko Enzim

Gresik - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) melakukan pendampingan masyarakat untuk memanfaatkan sampah organik menjadi Eko Enzim di Gresik.

Berkolaborasi dengan Bank Sampah Melati Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, HKTI mengajak kepada masyarakat untuk memilah sampah plastik dan nonplastik, agar pemanfaatan sampah ini bisa disesuaikan.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Ketua HKTI Jatim Lia Istifhama mengatakan, Eko Enzim atau yang dikenal sebagai pengolahan sampah organik merupakan proses fermentasi seperti halnya pembuatan kompos. Pembuatan Eko Enzim dikenal sangat hemat dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pupuk rumah tangga.

Pembuatan Eko Enzim diproduksi melalui fermentasi limbah dapur organik (sisa makanan), gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu) dan air dengan perbandingan 3:1:10.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Proses fermentasi dalam pembuatan Eko Enzim berlangsung selama tiga bulan. Setelah itu cairan yang dihasilkan akan berwarna coklat gelap dan memiliki aroma fermentasi asam manis yang kuat.

"Dalam hal ini, bagaimana konsep reuse, recycle dan reduce benar-benar teraplikasi di tengah masyarakat. Barang atau sampah rumah tangga diolah oleh bank sampah melati dan dimaksimalkan fungsinya melalui pengolahan kembali," tutur Lia, Senin (15/11/2021).

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Li juga mengungkapkan, pemanfaatan sampah di Gresik bisa menjadi percontohan untuk daerah-daerah lain.

"Di bawah kepemimpinan Gus Yani, terbukti masyarakat mau lebih sadar terhadap pentingnya menjaga lingkungan," ucapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.