Jumat, 19 Jun 2026 13:27 WIB

Remaja di Surabaya Tewas saat Tawuran, Saling Ejek di Medsos Jadi Pemicu

Pers rilis di Mapolsek Kenjeran terkait kasus tewasnya remaja dalam tawuran di Surabaya
Pers rilis di Mapolsek Kenjeran terkait kasus tewasnya remaja dalam tawuran di Surabaya

Surabaya - Tawuran di Jalan Kedungmangu Selatan, Kenjeran, Surabaya yang menyebabkan seorang remaja tewas disabet celurit, dipicu saling ejek di Media Sosial (Medsos) Instagram.

"Karena saling ngejek di IG (Instagram) gitu," terang Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, Iptu Suryadi saat dikonfirmasi jatimnow.com, Sabtu (13/11/2021).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Akibat saling ejek itulah, kelompok tersangka dan korban janjian tawuran di Jalan Kedungmangu Selatan, Kenjeran sekitar pukul 01.30 WIB, Jumat (12/11/2021).

Baca juga:  Remaja di Surabaya Tewas Disabet Celurit saat Tawuran

Dan sampai di lokasi, tersangka RA (17), pelajar asal Jalan Bogorame Selatan Raya, Surabaya langsung mengaluarkan celurit dan membacok korban Nan (21), remaja asal Jalan Kedung Mangu dua kali.

"Tersangka membacok korban dua kali hingga korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit," tambahnya.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Tak hanya mengakibatkan satu orang tewas, tersangka juga membacok Dek hingga mengalami luka pada punggung sebelah kanan. Namun nyawa Dek masih bisa diselamatkan.

"Kelompok tersangk ada lima orang. Sedangkan kelompok korban ada empat sampai lima orang juga," jelas Suryadi.

Namun hanya RA yang ditetapkan sebagai tersangka, karena terbukti membaca senjata tajam jenis celurit dan membacok korban sendirian. Sedangkan teman-temannya hanya melihat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Yang tersangka satu dan yang empat saksi," tegas dia.

Oleh penyidik, tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan Menyebabkan Hilangnya Nyawa Seseorang dan Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.