Senin, 22 Jun 2026 23:33 WIB

Tiga Hari Hilang, Nelayan Pasuruan Tenggelam di Perairan Telocor Belum Ditemukan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 13 Nov 2021 15:08 WIB
Tim melakukan pencarian nelayan asal Pasuruan yang dilaporkan hilang sejak Kamis. (Foto: Istimewa)
Tim melakukan pencarian nelayan asal Pasuruan yang dilaporkan hilang sejak Kamis. (Foto: Istimewa)

Sidoarjo - Tiga hari dilaporkan hilang di perairan Laut Telocor, nelayan asal Pasuruan belum juga ditemukan. Seluruh potensi tim yang diterjunkan ke lokasi, masih melakukan pencarian.

"Sampai saat ini, 3 hari pencarian masih belum menemukan jasad korban," jelas Kasat Polair Polres Pasuruan, AKP Winardi, Sabtu (13/11/2021).

Baca Juga: Gelombang 2,5 Meter Intai 8 Perairan Selatan Jatim 18-21 Juni 2026

Baca juga: Nelayan asal Pasuruan Hilang Tenggelam di Perairan Telocor Sidoarjo

Winardi menerangkan, ada 5 regu yang berjibaku mencari korban di perairan laut Sidoarjo. Mulai dari regu Basarnas, Polair Polres Pasuruan, BPBD Kabupaten Pasuruan, BPBD Kota Pasuruan dan warga sekitar yang sukarela membantu.

"Regu yang memakai perahu karet menyisir 300 meter sampai 400 meter dari titik korban tenggelam. Sedangkan kapal Polairud menyisir tengah laut perairan Sidoarjo ke timur sampai Pelabuhan Pasuruan," bebernya.

Dari hasil analisa di TKP, petugas pencarian menduga jika tubuh korban yang tenggelam sudah terseret arus dari muara sungai ke tengah laut.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

"Diindikasikan korban sudah terseret arus dari muara sungai ke laut. Besok kita akan lanjut melakukan pencarian. Sesuai SOP, pencarian akan dilakukan selama 7 hari," tandasnya.

Sebelumnya, seorang nelayan asal Pasuruan dilaporkan hilang di Perairan Laut Telocor, Sidoarjo, sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (11/11/2021).

Nelayan itu diketahui bernama Mohammad Nasyik (26), asal Dusun Kebonsawah, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Berdasar hasil keterangan yang diterima polisi, saat itu korban melaut bersama dua tetangganya, yaitu Ulum, pemilik perahu dan Khumaidi.

Khumaidi berada di tengah dan Ulum sebagai juru kemudi. Sementara korban, berdiri di ujung perahu memegang bilah bambu panjang untuk mengarahkan juru kemudi mengikuti alur jaring.

Di tengah aktivitas, bambu yang dipegang korban patah hingga mengakibatkannya jatuh ke laut dan tenggelam.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.