Minggu, 21 Jun 2026 04:05 WIB

Kejaksaan Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran 2014-2019 di KPU Kota Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 12 Nov 2021 18:20 WIB
Kantor KPU Kota Pasuruan
Kantor KPU Kota Pasuruan

Pasuruan - Beberapa mantan komisioner dan pegawai KPU Kota Pasuruan pada periode 2014-2019 diklarifikasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pasuruan atas laporan masyarakat tentang dugaan penyalahgunaan anggaran.

"Iya benar, kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan. Dan ini sedang dalam tahap penyelidikan. Tim sedang mendalaminya," jelas Kasi Intel Kejari Kota Pasuruan, Wahyu Susanto, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Wahyu menerangkan bahwa saat ini pihaknya masih memilah beberapa laporan masyarakat atas dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut.

"Pemeriksaan belum selesai. Kami belum bisa sampaikan bentuk penyalahgunaannya di kegiatan apa dan berapa, karena yang dilaporkan ini banyak sekali kegiatan yang diduga disalahgunakan," terangnya.

Dalam proses pemilahan laporan masyarakat itu, lanjut Wahyu, Kejari Kota Pasuruan akan memproses lebih dulu berkas laporan yang paling kuat menduga KPU menyalahgunakan anggaran.

"Saat ini penyidik sudah memanggil sejumlah pegawai KPU Kota Pasuruan dan Komisoner KPU periode 2014-2019, untuk dimuntai keterangan," tandasnya.

Baca Juga: KPU dan PFI Surabaya Resmikan Pameran Foto dan Karikatur Pilkada Serentak 2024

Terpisah, Royce Dianasari salah satu Komisoner KPU Kota Pasuruan periode 2014-2019 yang saat ini telah menjabat sebagai Ketua KPU Kota Pasuruan, membenarkan panggilan dari Kejari Kota Pasuruan tersebut.

"Iya saya juga dipanggil karena ada aduan masyarakat. Dari aduan itu kita dimintai keterangan atau klarifikasi," tutur Royce.

Mendapat aduan itu, Royce pun menanggapinya dengan tegas.

Baca Juga: KPU Kabupaten Blitar Hentikan Debat Publik Kedua Gegara Situasi Memanas

"Kalau tidak benar, kami sampaikan tidak benar," jawabnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.