Sabtu, 20 Jun 2026 01:24 WIB

Satu Santri di Sidoarjo Tewas Diduga Dianiaya Senior, Polisi: Ada 25 Tersangka

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Sidoarjo - Satreskrim Polresta Sidoarjo telah menetapkan sebanyak 25 tersangka terkait kasus dugaan penganiayaan atau pengeroyokan yang merenggut nyawa santri Pondok Pesantren Manba'ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, penetapan 25 tersangka itu setelah melakukan pemeriksaan secara maraton kepada saksi.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

Baca juga: 

"Dari 25 tersangka ini adalah santri juga dan rata-rata santri seniornya," kata Kombes Pol Kusumo, Selasa (09/11/2021).

Menurut mantan Wakapolresta Banyuwangi ini, penyidik telah mengirim Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo.

"Proses penyidikan masih berlanjut," jelasnya.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setjo menjelaskan, para santri (tersangka) yang terlibat kasus pengeroyokan ini masih di bawah umur.

"Para tersangka ini statusnya adalah anak yang berkonflik dengan hukum (ABH)," pungkasnya.

Selain korban meninggal MZ, ada empat santri lain yang menjadi korban dari penganiayaan yang dilakukan oleh santri senior. Mereka yang mengalami luka yakni (FV), (NM), (KS) dan (KD).

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Dugaan penganiayaan terjadi pada 11 Oktober lalu. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menyebut penyebab atau motif aksi penganiayaan yang berujung maut itu karena perselisihan hingga ketidakcocokan antara santri junior (korban) dengan senior (terduga pelaku).

"Motifnya adalah ketidakcocokan antara mereka saja, karena yang satu adalah siswa (santri) junior dan pelaku siswa senior," ujarnya beberapa waktu lalu.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.