Rabu, 17 Jun 2026 06:19 WIB

Seru! Bupati Banyuwangi: Hibur Wisatawan Sekaligus Berdayakan Seniman

  • Penulis :
  • | Minggu, 07 Nov 2021 12:18 WIB
Wisata “Staycation Seru” bersama musisi dan seniman di Hotel Dialoog Banyuwangi.
Wisata “Staycation Seru” bersama musisi dan seniman di Hotel Dialoog Banyuwangi.

Banyuwangi - Berbagai atraksi wisata disiapkan Pemkab Banyuwangi dalam rangkaian pemulihan sektor pariwisata, salah satunya dengan menyediakan atraksi wisata “Staycation Seru” bersama musisi dan seniman di hotel-hotel dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Jadi ini salah satu cara bagaimana menghibur wisatawan dengan konsep staycation yang sekarang cukup nge-tren, dan di sisi lain kita berdayakan musisi serta seniman lokal yang selama masa PPKM Level 4 dan 3 kemarin kesulitan mendapatkan ruang berekspresi,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Hotel Dialoog, Sabtu malam (6/11/2021).

Baca Juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis

Di Hotel Dialoog, yang kerap menjadi jujugan para menteri hingga wisatawan luar negeri, tampil Nada Ethnic grup musik Banyuwangi yang personelnya merupakan pengamen jalanan. Mereka tampil membawakan berbagai lagu hits dengan aransemen jazz menggunakan alat-alat musik tradisi seperti selo, angklung kencruk, dan lainnya.

“Keren mainnya. Terus berekspresi. Saya paham, situasi pandemi ini tidak mudah. InsyaAllah pemerintah daerah hadir sesuai kemampuan, seperti memfasilitasi tampil di hotel-hotel dan destinasi wisata,” tutur Ipuk.

Ipuk mengatakan, program ini sudah digeber sejak 18 Oktober lalu. Total akan ada sedikitnya 22 pertunjukan, berkeliling dari satu hotel ke hotel lainnya.

“Semoga bisa memberi ruang berekspresi bagi seniman, bagi para musisi, ketika perhelatan festival belum bisa digelar seheboh dulu,” ujarnya.

Baca Juga: Bising Kota Malang Tiba-tiba Hilang di Tempat Ini

Program ini juga melibatkan berbagai pelaku seni dan ekosistemnya, mulai lighting, sound system, musisi, seniman tari, MC, dan sebagainya secara bergiliran.

"Secara rutin dan bergiliran seminggu sekali, para seniman akan tampil di hotel-hotel yang ada di Banyuwangi," urai Ipuk.

Tidak hanya live musik saja, seni budaya juga akan ditampilkan. Dengan tambahan atraksi wisata seni budaya di hotel, justru akan menjadi pengalaman menarik bagi wisatawan.

Baca Juga: Pidie Jaya Terkepung Krisis, Hendy Setiono Pasok Toren Air Bersih

Sofin, musisi Banyuwangi yang tergabung di Nada Ethnic, menyambut antusias program ini. Dia mengaku tersanjung diajak tampil di Hotel Dialoog.

"Saya merasa tersanjung bisa diberi kesempatan manggung di hotel berbintang ini. Biasanya kami hanya tampil acara-acara hajatan, kan kami hanya seniman jalanan. Semoga program ini bisa terus berlanjut, saya yakin bisa semakin meningkatkan kreativitas para seniman," kata dia.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.