Jumat, 19 Jun 2026 13:02 WIB

Pria di Ponorogo Sulap Urine Kelinci Jadi Pupuk Bernilai Ekonomi Tinggi

Bisnis pupuk organik cair (POC) dari urine kelinci di Ponorogo.
Bisnis pupuk organik cair (POC) dari urine kelinci di Ponorogo.

Ponorogo - Urine kelinci rupanya memiliki potensi besar yang menghasilkan dan bermanfaat. Salah satunya menjadi pupuk organik cair (POC).

Fendi Sukatmanto, warga Jalan Dieng, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, misalnya. Ia menyulap urine kelinci menjadi bernilai ekonomi tinggi.

Baca Juga: Kang Giri Kirim Usulan UMK Ponorogo 2024 ke Pemprov Jatim

"Saya memang meminta urine kelinci dari para peternak kelinci. Biasanya kan di buang begitu saja," ujar Fendi saat ditemui di rumahnya, Senin (1/11/2021).

Menurut Fendi, keunggulan POC racikannya mampu membantu proses pembibitan bunga dan buah. Ia meraup keuntungan bersih hingga Rp 20 juta per bulan dari bisnis tersebut.

"Ya lumayan. Daripada jadi limbah mending memanfaatkannya dan menghasilkan," tegasnya.

"Permintaannya makin hari makin tinggi. Saya mengolahnya dari 2012 lalu. Kini permintaan setiap bulannya mencapai 2 ribu liter untuk berbagai macam bidang pertanian," bebernya.

Urine yang didapatkan dari peternak kelinci di Ponorogo, lanjut Fendi, kemudian diolah dengan cara difermentasi dan ditambah beberapa unsur.

"Sekarang saya khususkan untuk pembibitan tanaman porang," terang Fendi.

Baca Juga: Dewan Pengupahan Kabupaten Ponorogo Usul Kenaikan UMK 3,98 Persen

Kandungan unsur nitrogen (N) yang tinggi, membuat para petani dan pembudidaya bibit porang memilih menggunakan POC berbahan dasar urine kelinci.

Setidaknya sudah tiga tahun terakhir sejak POC diaplikasikan ke porang, permintaannya di pasaran pun menjadi tinggi.

POC untuk porang bisa membantu pertumbuhan pada batang dan daun, serta akar yang banyak.

“Umur 3 bulan ke atas untuk pembentukan umbi porang lebih bagus, sehingga kualitas umbinya lebih bagus dengan tingkat glukomanan-nya lebih baik lagi,” urai Fendi.

Baca Juga: Pemkab Percantik Perwajahan Kota, Bupati Sugiri: Bakal Ada Lingkar 8 di Ponorogo

"Sebenarnya tidak hanya porang. Juga baik untuk tanaman sayur, hortikultura serta pohon dan buah-buahan," tegasnya.

POC buatan Fendi bisa didapatkan dengan harga mulai Rp 3 ribu hingga Rp 20 ribu per liter. Bahkan jika dilakukan pencampuran dengan bahan lain, per liternya bisa sampai Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu.

"Tergantung pengolahannya. Untuk harga Rp 3 ribu per liter POC yang tanpa melalui proses. Sedangkan harga Rp 20 ribu per liter untuk POC yang sudah melalui proses fermentasi," tandasnya.

Fendi Sukatmanto menyulap urine kelinci menjadi pupuk organik cair (POC).Fendi Sukatmanto menyulap urine kelinci menjadi pupuk organik cair (POC).

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.