Selasa, 23 Jun 2026 09:21 WIB

Guru Madin di Pasuruan Keluhkan Insentif yang Tak Kunjung Cair Hingga Akhir 2021

Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad saat menerima keluhan para guru madin di Pasuruan
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad saat menerima keluhan para guru madin di Pasuruan

Pasuruan - Para guru madrasah diniyah (madin) di Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mengeluhkan keterlambatan insentif yang hingga akhir Tahun 2021 belum cair.

Keluhan itu mereka sampaikan kepada Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad di sela reses ketiga Tahun 2021.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

"Saya mendapatkan keluhan dari guru-guru madrasah diniyah. Sampai bulan Oktober ini mereka hanya mendapat insentif untuk satu bulan saja," ujar Sadad, Minggu (31/10/2021).

Meski tak seberapa besar, Sadad menyebut bahwa keterlambatan itu sebuah bentuk kelalaian Pemprov Jawa Timur.

Sebelumnya Ketua Gerindra Jatim itu juga menyebut bahwa dirinya sangat konsen dengan kesejahteraan madin di Jawa Timur. Sebagai produk madrasah, dirinya merasa sumbangsih diniyah bagi bangsa sangat besar.

Hal itu juga ia telurkan dalam sebuah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pesantren yang sedang digodok di DPRD Jatim.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Madin secara sistem bukan hanya di dalam pesantren namun juga diluar pesantren. Salah satu yang kita dapatkan di sini bahwa dalam Raperda yang mau kita bikin soal pesantren itu memasukkan ketentuan mengenai Madin karena Madin belum diatur di situ. Nanti akan saya integrasikan dalam ketentuan itu supaya juga terwakili, karena nafasnya sama madrasah diniyah dengan pondok pesantren," terang Sadad.

Keluarga Ponpes Sidogiri itu juga akan berupaya mengintervensi Pemprov Jatim untuk melakukan pendataan madin dengan metode Top Down.

"Jadi jangan sampai mereka menjadi anak tiri pada sistem pendidikan di negara ini," tegasnya.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Sementara Ustad Salim, Kepala Madin Darul Ulum Dusun Banyuputih, Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang mengaku bila molornya insentif bagi guru madin tersebut jarang terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

"Pada masa wagub Gus Ipul, saya dan guru madin tidak mengalami seperti ini," tutur Salim yang juga diamini guru madin lainnya, Mahfud.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.