Kamis, 11 Jun 2026 10:50 WIB

Komplotan Copet Penumpang Angkot Surabaya-Sidoarjo Diringkus, Begini Modusnya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 29 Okt 2021 19:29 WIB
Komplotan copet yang diringkus dipamerkan di Mapolsek Wonokromo, Surabaya
Komplotan copet yang diringkus dipamerkan di Mapolsek Wonokromo, Surabaya

Surabaya - Komplotan copet yang kerap meresahkan penumpang angkutan kota (angkot) jurusan Surabaya-Sidoarjo diringkus Unit Reskrim Polsek Wonokromo.

Dua copet yang ditangkap itu bernama Mochamad alias Plolong (37), warga DKA Tegal, Surabaya dan Dedy Tryana (51), warga Dusun Dlopo, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kediri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Keduanya ditangkap di sebuah rumah kos di kawasan Ambengan, Surabaya setelah dilakukan serangkaian penyelidikan. Sementara satu pelaku lain yang kini buron berinisial RD.

"Komplotan mereka ada tiga orang, yang kami amankan dua. Satu masih buron. Setiap beraksi mereka selalu bersama-sama," ujar Kapolsek Wonokromo, Kompol Rini Pamungkas, Jumat (29/10/2021).

Rini menjelaskan, modus yang dilakukan komplotan copet ini terbilang modus lama pelaku kejahatan. Mereka mengincar kendaraan umum jenis lyn yang banyak diminati penumpang.

"Para pelaku beraksi di lyn kuning dengan jurusan Terminal Joyoboyo hingga Pasar Larangan, Sidoarjo. Karena masih banyak penumpang yang menggunakan jasa lyn itu," jelasnya.

Setelah menentukan sasaran, komplotan ini berpura-pura menjadi penumpang. Rata-rata, komplotan ini naik di sekitar rel dekat Flyover Mayangkara. Seolah tidak kenal, tersangka Plolong, Dedy duduk berjauhan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara RD (DPO) duduk dekat pintu masuk untuk mengawasi situasi ataupun membuat seolah lyn itu sudah penuh.

"Agar jika ada yang naik lyn mengurungkan niatnya," tambah Rini.

Di dalam angkot, komplotan ini memiliki kode khusus untuk menentukan korban. Cukup dengan pandangan mata.

"Setelah itu, tersangka Dedy berpura-pura muntah hingga mengenai kaki korban," lanjutnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Menyadari situasi tersebut, pandangan korban fokus ke bekas muntahan itu. Kemudian, tersangka Plolong dan RD mengambil barang berharga korban di dalam tas.

"Usai menguasai barang berharga korban, tersangka Plolong dan RD turun di sekitar Jalan Ahmad Yani. Sementara tersangka Dedy tetap berpura-pura mual," pungkas Alumni Akpol 2009 tersebut.

Dua copet yang meresahkan penumpang angkot diamankan di Mapolsek Wonokromo, SurabayaDua copet yang meresahkan penumpang angkot diamankan di Mapolsek Wonokromo, Surabaya

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.