Sabtu, 20 Jun 2026 08:42 WIB

Staf Khusus Wantannas Gadungan Tipu Calon Akpol di Jatim Rp 3 Miliar

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 22 Okt 2021 15:07 WIB
Staf khusus Wantannas gadung yang tipu calon akpol diamankan di Mapolda Jatim
Staf khusus Wantannas gadung yang tipu calon akpol diamankan di Mapolda Jatim

Surabaya - Seorang pria berinisial HNA (40), warga Surabaya diamankan Ditreskrimum Polda Jatim setelah terlibat penipuan seleksi penerimaan Taruna Akademi Polisi (Akpol) Tahun 2021.

Kasus tersebut dibongkar Ditreskrimum Polda Jatim, setelah mendapat laporan korban dari Surabaya dan Jember yang ditipu pelaku pada 14 Oktober 2021.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Tersangka ini mengaku kepada korban bahwa dia merupakan salah satu anggota dari staf khusus di Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas), sehingga bisa memasukkan ke Taruna Akpol," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jumat (22/10/2021).

Gatot menegaskan bahwa HNA bukan bagian dari Wantannas. Bahkan dari hasil pemeriksaan, telah banyak laporan terkait penipuan yang dilakukan HNA.

"Sampai saat ini baru dua korban yang bisa ditindaklanjuti. Kemungkinan masih banyak korban lain yang tertipu oleh tersangka," jelasnya.

Sementara Wadirreskrimum Polda Jatim, AKBP Ronald Purba menambahkan, untuk meyakinkan korban, tersangka HNA mengaku bisa dan sudah sering membantu memasukkan peserta seleksi Akpol.

Tersangka HNA meminta sejumlah uang sebagai syarat untuk memasukkan peserta seleksi, agar bisa lulus penerimaan Taruna Akpol 2021.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Tersangka ini kemudian menjanjikan akan membantu memasukkan anak korban melalui jalur kuota khusus tanpa tes, karena tersangka HNA mengaku mempunyai kenalan pejabat Polri," papar Ronald.

Setelah korban menyetujui, HNA meminta uang kepada korban secara bertahap. Setelah uang diserahkan dan menunggu beberapa waktu, ternyata jalur kuota khusus tidak ada kejelasan, sehingga peserta seleksi penerimaan Akpol 2021 itu gagal diterima.

"Kemudian korban meminta seluruh uang yang telah diserahkan kepada tersangka HNA untuk dikembalikan. Setelah itu, tersangka HNA memberikan bilyet giro. Namun setelah dikliringkan, bilyet giro tersebut tidak bisa dicairkan karena rekening sudah ditutup," tambahnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Dalam kasus itu, dua korban mengalami kerugian mencapai Rp 2.197.100.000. Rinciannya, korban atas nama NHP menyerahkan uang sebesar Rp 1.085.000.000 dan korban inisial TC, menyerahkan uang sebesar Rp 1.112.100.000. Bila ditotal, dua korban itu tertipu Rp 3 miliar lebih.

Sementara untuk barang bukti, penyidik menyita satu unit ponsel, dua lembar tanda terima peserta, sejumlah rekening serta bukti transfer, bilyet giro Nomor BM 1543XX tanggal 13 Agustus 2021, Surat Keterangan Penolakan dari Bank BRI tanggal 18 Agustus 2021.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.