Kamis, 18 Jun 2026 11:53 WIB

Ungkap Penyebab Kematian, Makam Seorang Santri di Lamongan Dibongkar

Proses pembongkaran makam seorang santri di Lamongan
Proses pembongkaran makam seorang santri di Lamongan

jatimnow.com - Makam seorang santri di Tumenggungan, Lamongan dibongkar, Kamis (21/10/2021).

Pembongkaran dilakukan lantaran keluarga menilai ada yang janggal atas kematian GTR (14), yang selama ini mondok di salah satu ponpes di Kabupaten Mojokerto itu.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Pembongkaran makam dilakukan Polres Mojokerto beserta sejumlah dokter dan para akademisi program pendidikan doktor spesialis (PPDS). Sementara Polres Lamongan membantu pengamanan proses pembongkaran makam tersebut.

Keluarga menilai ada kejanggalan atas kematian GTR. Karena itu keluarga mengikhlaskan jenazah GTR yang sudah dimakamkan selama 8 hari dibongkar untuk diautopsi.

Perwakilan keluarga, Andrianto menyebut bahwa kematian GTR sangat janggal. Karena itu keluarga berharap kepolisian dapat mengungkap penyebab kematian korban.

"Meninggalnya Kamis (14/10) siang, kemudian sorenya dibawa pulang ke Lamongan untuk dimakamkan," ungkap Andrianto kepada wartawan.

Namun, lanjut Andrianto, saat jenazah dimandikan, ditemukan luka lebam di kedua tangan, sementara dari mulutnya keluar darah.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Setelah dimandikan keluar darah dari mulut," ucapnya.

Meski begitu, pihak keluarga tidak mau berandai-andai mengenai penyebab kematian korban. Keluarga sepenuhnya mempercayakan kepada kepolisian untuk melalukan tugasnya.

"Kami tidak mau berandai-andai apa pemicunya, karena masih dalam proses penyelidikan," tegas Andrianto.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Dia menambahkan, keluarga memilih untuk menempuh jalur hukum karena ingin mengetahui fakta yang sebenarnya atas kematian GTR.

"Kami selaku keluarga korban ingin menuntut keadilan," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.