Rabu, 17 Jun 2026 13:44 WIB

Bupati Ipuk Berikan Bonus Bagi Atlet PON dan Paralimpik Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Rabu, 20 Okt 2021 09:24 WIB
Bupati Ipuk serahkan bonus bagi atlet Banyuwangi
Bupati Ipuk serahkan bonus bagi atlet Banyuwangi

jatimnow.com - Bupati Ipuk Fiestiandani menyerahkan bonus sebesar Rp 193 juta untuk para atlet Banyuwangi yang berkiprah di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua maupun di Pekan Paralimpik Provinsi Jawa Timur.

Selain bonus berupa uang pembinaan, Ipuk juga memberi kesempatan bagi peraih medali emas PON untuk bergabung bekerja di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

Baca Juga: Pecah Telur, Atlet Panahan Tulungagung Sumbangkan Medali Emas di Porprov

"Banyuwangi dan Jatim kepada kalian semua. Semoga apresiasi dari pemerintah daerah ini semakin menambah spirit untuk berlatih. Apresiasi ini juga sekaligus arahan Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa agar daerah terus memotivasi atlet, sehingga bisa meraih prestasi lebih tinggi lagi, gas terus raih prestasi," ujar Ipuk dalam siaran pers ke redaksi, Selasa (19/10/2021).

Terdapat 13 atlet Banyuwangi yang membela Jatim di PON Papua. Yaitu Dedi Irawan, Haris Halim, Yudi Dwi Nugroho, Nikmatul Nafiah, Devy Kartika, Serly Kurniawati, Dhea Cahya Pitaloka, Intan Indah Safitri, Airlangga Mutamasiqdina, Malik Prayitno, Rizky Dwi, Cinta Angelly, Aulia Nurdini.

Mereka berlaga di cabang olahraga atletik, sepak bola, basket, sepatu roda,voli, gulat, dan tarung derajat. Dari 13 atlet tersebut, 11 atlet mempersembahkan medali, yaitu 3 atlet mempersembahkan medali emas, dua atlet peraih perak, dan enam atlet meraih perunggu. Mereka tampil baik secara individu maupun tim.

Untuk peraih emas, mendapatkan bonus Rp 25 juta, perak Rp 15 juta, dan perunggu Rp 10 juta. Adapun atlet yang belum meraih medali mendapat bonus masing-masing Rp 3 juta.

Sementara itu, di ajang Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Timur, terdapat tiga atlet Banyuwangi yang berlaga, yaitu Ninis Ledi Tia, Diang Gusti Pengayom, dan Wahyu Nur Rohman.

Baca Juga: Ini Penyebab Atlet Berprestasi Kota Blitar Gagal Masuk SMA Favorit

Mereka mampu meraih empat medali emas dan satu perak. Setiap medali emas pada ajang Peparprov, diganjar bonus Rp 5 juta dan medali perak Rp 2 juta.

”Ada satu atlet bulutangkis yang kini bersiap untuk tampil Pekan Paralimpik Nasional di Papua pada November mendatang, yaitu Diang Gusti Pengayom. Kita juga siapkan bonus bila bisa meraih medali. Karena skala nasional, kita samakan dengan PON, emas Rp 25 juta, perak Rp15 juta, perunggu Rp 10 juta,” tutur Ipuk.

Selain bonus uang pembinaan, sebagai bentuk apresiasi, Ipuk menawarkan bagi peraih medali emas di PON untuk bergabung di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

Baca Juga: Pemenang Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Ternyata Jebeng Banyuwangi 2019

"Kami prioritaskan peraih emas PON dulu. Namun itu kami kembalikan lagi kepada mereka, mau atau tidak," kata Ipuk.

Salah seorang peraih emas, Yudi Dwi Nugroho, menyambut baik tawaran tersebut. Menurut peraih emas lari estafet 4x100 meter tersebut, itu menjadi motivasi tersendiri bagi atlet.

"Itu memberikan motivasi tersendiri bagi atlet. Kebetulan saya sudah bekerja, tapi tawaran itu penting bagi yunior-yunior saya nanti," kata Yudi.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.