Jumat, 19 Jun 2026 06:25 WIB

Pembuat Buku Nikah dan Ijazah Palsu di Surabaya Dibongkar, 1 Residivis Dibekuk

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 19 Okt 2021 07:45 WIB
Barang bukti dokumen palsu yang disita Polsek Wonocolo
Barang bukti dokumen palsu yang disita Polsek Wonocolo

jatimnow.com - Praktik penjualan buku nikah hingga ijazah palsu yang dibuat oleh seorang pria paruh baya di Surabaya dibongkar Unit Reskrim Polsek Wonocolo.

Kapolsek Wonocolo, Kompol Roycke HF Betaubun mengatakan pelaku bernama Umar Hadi (66), warga Rungkut Kidul Gang 6/20, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ia ditangkap saat hendak menjual buku nikah terhadap seseorang di daerah Jalan Siwalankerto, Surabaya.

"Jadi waktu itu anggota mendapat laporan adanya penjualan dokumen atau akte otentik, seperti buku nikah dan ijazah yang diduga palsu. Setelah itu dilakukan penyelidikan, dan mengarah ke tersangka ini," terangnya, Selasa (19/10/2021).

Setelah berhasil melakukan penangkapan, Unit Reskrim yang dipimpin Iptu Ristitanto kemudian menginterogasi pelaku.

"Saat diamankan tersangka ini membawa buku nikah pesanan seseorang, dan hendak diantarkan. Dan ia mengaku bahwa buku nikah itu dibuat sendiri," jelas Roycke.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari pengakuan itulah, tim lantas mengkeler pelaku ke tempat tinggalnya. Pelaku mengatakan bahwa praktik pembuatan dokumen palsu itu dilakukan di tempat kosnya di daerah Bungurasih.

"Anggota langsung mengembangkan ke sana. Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti bukuh nikah hingga ijazah palsu, dan puluhan stempel," sebut Roycke.

Bersama barang bukti tersebut, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek untuk diperiksa. Kepada penyidik, pelaku mengaku sudah belasan tahun menggeluti bisnis tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk buku nikah, pelaku menjual dengan harga Rp 1 juta. Sementara ijazah S1 dijual Rp 2,5 juta. Pembelinya sendiri kebanyakan dari Kota Surabaya, Sidoarjo hingga Gresik.

"Tersangka ini juga merupakan residivis atas kasus yang sama pada tahun 2008. Dia cukup licin. Dia baru melayani kalau ada pembeli. Tidak melalui media sosial, tapi mulut ke mulut. Saat ini kasusnya masih kami kembangkan. Untuk mencari kemungkinan jaringan lainnya," tandas Roycke.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.