Minggu, 14 Jun 2026 18:27 WIB

Khofifah Terharu Lihat Ribuan Pencari Berkah Haul KH Abdul Hamid

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 16 Okt 2021 13:26 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam Haul KH Hamid Kota Pasuruan. (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam Haul KH Hamid Kota Pasuruan. (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam acara Haul KH Abdul Hamid, Kota Pasuruan, Sabtu (16/10/2021), membahas pertanyaan Presiden Jokowi tentang landainya penularan Covid-19 di Provinsi Jawa Timur.

Sebab menurut asesmen Kementerian Kesehatan, dari 38 kota/kabupaten di Jawa Timur, 34 kabupaten/kota di antaranya sudah menerapkan PPKM level 1. Capaian tersebut disebut terbanyak dan terbesar di Indoensia.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

Baca juga: Mencari Berkah, Lautan Manusia Penuhi Haul KH Abdul Hamid Kota Pasuruan

"Pak Presiden tanya saat rawuh pada (12/10/2021) kemarin. Mbak Khof (Khofifah), saya ingin bertanya. Joe Biden Presiden Amerika bertanya, apa resep Indonesia kok kasus covidnya cepat melandai. Terus sekarang saya tanyai Mbak Khof, apa yang membuat Jawa Timur kok begitu banyak kabupaten/kota yang level 1," cerita Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Mendapati pertanyaan itu, Khofifah pun mengutarakan jika selain kerja keras, kerja profesional dan kerja sinergi, ada doa yang istiqomah dari para ulama, masyayikh, habaib, santri dan seluruh masyarakat Jawa Timur yang membuat Covid-19 cepat melandai.

"Bapak Presiden, kalau kerja keras, semuanya kerja keras. Kalau kerja profesional semua kerja profesional. Kalau kerja sinergi, semua kerja sinergi. Bentenipun (bedanya), insyaalah para ulama, masyayikh, habaib, santri dan seluruh masyarakat Jawa Timur doanya istiqomah," ungkapnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Selain itu, Khofifah mengaku sangat terharu melihat puluhan ribu orang yang mendatangi acara haul KH Abdul Hamid untuk mencari berkah.

"Pak Kapolres, Pak Dandim, itu umat di luar kepingin nderek (ikut) Romo Kiai Hamid kalau masuk surganya Allah diakui, bisa ikut. Berlapis-lapis mereka di luar. Cuma mohon semua memakai masker, supaya kesehatan kita tetap terjaga," tandas Khofifah seraya terharu.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.