Rabu, 17 Jun 2026 10:03 WIB

Suporter Bentrok dengan Polisi saat Inggris Menjamu Hungaria di Stadion Wembley

Foto: EPA-EFE/FACUNDO ARRIZABALAGA via Republika
Foto: EPA-EFE/FACUNDO ARRIZABALAGA via Republika

jatimnow.com - Puluhan penggemar atau suporter dari Hungaria berkelahi dengan polisi Inggris yang memegang tongkat di dalam Stadion Wembley.

Momen ini terjadi pada awal pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 yang mempertemukan Inggris kontra Hungaria pada Rabu (13/10). Adegan ini mengingatkan pada hari-hari terburuk hooliganisme di sepak bola.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

Sekitar 600 penggemar Hungaria berdesakan di sudut kecil stadion. Banyak yang mengenakan kaus hitam ultras Hungaria.

Polisi Metropolitan London mengatakan, mereka mengambil tindakan setelah pelecehan rasialis terhadap seorang pemandu stadion.

"Tak lama setelah dimulainya pertandingan malam ini di Wembley, petugas memasuki tribun untuk menangkap seorang penonton karena pelanggaran ketertiban umum yang diperburuk secara rasial menyusul komentar yang dibuat terhadap seorang pelayan," kata polisi di Twitter.

"Saat petugas melakukan penangkapan, terjadi kekacauan kecil yang melibatkan penonton lain. Ketertiban segera dipulihkan dan tidak ada insiden lebih lanjut pada tahap ini," lanjutnya.

Fans Hungaria sebelumnya mencemooh saat para pemain Inggris berlutut jelang kick-off. Saat pertandingan dimulai, masalah meletus antara para penggemar dan sekelompok pelayan.

Baca Juga: Puluhan Personel Polres Tulungagung Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolres

Sederet polisi kemudian tiba dan beberapa menghujani penggemar dengan pukulan tongkat, banyak dari mereka memanjat penghalang dan meninju serta menendang petugas keamanan.

Seorang penggemar jatuh ke tanah dengan darah mengucur dari luka di kepala, sementara beberapa petugas polisi juga terjatuh saat para penggemar menyerang mereka.

Polisi kemudian bergerak mundur dari pandangan ke terowongan dan penggemar kembali ke tempat duduk mereka. Sekelompok polisi antihuru hara kemudian datang dengan kekuatan.

 

Baca Juga: Aremania Hadang Bus Arema FC Usai Gagal Menang di Stadion Kanjuruhan Malang

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.