Selasa, 16 Jun 2026 15:19 WIB

Jelang Maulid Nabi Muhammad, Pengrajin Cobek Pasuruan Kebanjiran Pesanan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 11 Okt 2021 17:40 WIB
Sofah, salah satu pengrajin cobek di Kelurahan Randusari, Kota Pasuruan. (Foto: Mochamad Rois/jatimnow.com)
Sofah, salah satu pengrajin cobek di Kelurahan Randusari, Kota Pasuruan. (Foto: Mochamad Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengrajin cobek di Kelurahan Randusari, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, kebanjiran pesanan menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad.

Para pengrajin bahkan mengaku kewalahan akibat permintaan pasar yang membludak.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

"Kalau jelang maulid ini permintaan banyak. Tenaganya ini yang kurang. Sampai kewalahan," ujar Sofah (52) pengrajin cobek di Kota Pasuruan, Senin (11/10/2021).

Sofah menceritakan, tradisi masyarakat lokal menjadi penyebab naiknya tingkat permintaan produk kerajinan cobek. Cobek digunakan sebagai wadah hantaran aneka makanan dan buah untuk dibawa ke musala atau masjid saat malam perayaan Maulid Nabi Muhammad.

"Untuk membedakan cobek untuk peringatan maulid nabi dengan cobek untuk ulekan, saya beri motif atau corak warna dan ukiran di tepi cobek," jelasnya.

Baca Juga: Maulid Nabi di Pinggir Sungai, Sekolah Anak Sungai Gaungkan Teladan Rasulullah

Ibu rumah tangga yang sudah menekuni kerajinan cobek lebih dari 30 tahun ini mengaku, setiap bulannya ia mampu membuat dan menjual 2 ribu cobek. Namun untuk menjelang maulid, meski stok produksi cobek sudah ditingkatkan, ia masih saja belum mampu mencukupi permintaan pasar.

"Kalau bahannya sudah habis, ya terpaksa menolak pesanan yang masuk. Dan itu sering, kalau jelang maulid ini," ungkapnya.

Untuk bandrol harga, cobek produksi Sofah pun terbilang murah. Yakni Rp 2.000 untuk harga ecer dan Rp 1.700 untuk harga di tingkat tengkulak.

Baca Juga: Wisuda Dai dan Santunan 100 Yatim Meriahkan Maulid Nabi di Sukolilo

"Yang beli atau pesan semuanya datang ke sini langsung," tandasnya.

Kerajinan cobek di Kelurahan Randusari, Kota Pasuruan.Kerajinan cobek di Kelurahan Randusari, Kota Pasuruan.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.