Selasa, 09 Jun 2026 01:44 WIB

M Nuh Resmikan RSI Nyai Ageng Pinatih Gresik

Prof Nuh (kiri) bersma Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Foto: Istimewa.
Prof Nuh (kiri) bersma Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Foto: Istimewa.

jatimnow.com - Fasilitas kesehatan di Gresik kembali bertambah dengan kehadiran Rumah Sakit Islam Nyi Ageng Pinatih (RSI NAP). Rumah Sakit Umum Kelas C yang berlokasi Jalan KH. Abdul Karim No.76 Pakelingan, Gresik itu diresmikan Sabtu (9/10/2021).

Peresmian dilakukan oleh Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya, Prof DR Ir H Muhammad Nuh yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dr Erwin Ashta Triyono serta Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Dalam sambutannya Prof Nuh menjelaskan, RSI NAP mengusung konsep small in modernity. Terdiri dari 4 lantai dengan luas bangunan 4.500 m² di atas lahan seluas 2.800 m².

"Untuk rumah sakit islam Nyai Ageng Pinatih ini memiliki ruang operasi yang bisa bersaing dengan rumah sakit yang lain," ujar Nuh.

Nuh menambahkan, pembangunan dan transformasi RSI NAP merupakan salah satu living monumen yang dibuat dalam rangka 100 tahun NU.

"Kita tidak akan membuat tugu, tetapi kita akan membuat lembaga kesehatan, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi. Ini sebagai bukti bahwa kehadiran NU mampu memberikan manfaat yang jauh lebih dahsyat lagi," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dr Erwin Ashta Triyono, menggarisbawahi pentingnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia menambahkan perkembangan kebutuhan layanan kesehatan sangat membutuhkan rumah sakit berkualitas, cepat, tepat dan akurat.

Baca Juga: Wisata Medis Malaysia Kian Diminati, 20 RS Hadir di Surabaya

"Dengan adanya rumah sakit yang memanfaatkan teknologi canggih, cepat dan tepat merupakan nilai tambah sehingga nantinya bisa menambah derajat kesehatan masyarakat,” ujar Erwin.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergitas berbagai pihak dalam hal kemaslahatan umat.

"Di era pandemi Covid-19 ini kita harus bersama-sama, menjaga kekompakan, meningkatkan sinergitas, dan terus berkolaborasi sehingga Rumah Sakit Islam Nyai Ageng Pinatih ini bisa berdiri," ujar Fandi.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

Bupati yang akrab dipanggil Gus Yani itu juga berpesan kepada seluruh MWC di Kabupaten Gresik untuk bergeser dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

"Saya berharap MWC NU bisa segera memiliki klinik-klinik kecil yang bisa bersinergi dengan Rumah Sakit Islam Nyai Ageng Pinatih," pesan Gus Yani.

Hadir dalam acara ini Rois Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Syuriah PBNU KH Ali Agus Masyhuri, Ketua Tanfidiyah PBNU KH Marzuki Mustamar, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil, Plt Kadinkes Gresik Dr Mukhibatul Khusnah serta Camat Gresik Agung Endro.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.