Minggu, 07 Jun 2026 05:45 WIB

Kisah Misteri Kampung Pitu Pacitan yang Bikin Pejabat Tak Berani Datang

Pelaksanaan Vakisinasi Covid-19 di Kampung Pitu Pacitan
Pelaksanaan Vakisinasi Covid-19 di Kampung Pitu Pacitan

jatimnow.com - Kawasan terpencil dan penuh mitos yang disandang oleh Kampung Pitu di Dusun Krajan Kidul, Desa Temon, Kabupaten Pacitan mengakibatkan para pejabat takut untuk berkunjung. 

"Banyak sebenarnya yang takut datang ke sini. Banyak mitosnya, mangkanya pejabat takut untuk datang ke Kampung Pitu," ujar Kepala Dusun Krajan Kidul, Sri Wahyuni, Sabtu (8/10/2021).

Baca Juga: Terdakwa Pembunuhan Kopi Sianida di Pacitan Divonis 18 Tahun Penjara

Baca juga: 

Ia menjelaskan, para pejabat tidak ada satu pun yang berani datang. Bahkan orangtuanya yang dulu yang menjabat sebagai kepala desa juga tidak berani.

"Alasannya juga mungkin bisa hilang pangkatnya. Tapi menurut saya sendiri kalau memang niatnya baik juga bakal baik," jelasnya.

Dirinya mengaku gembira ketika Kapolres Pacitan, AKBP Wiwit Ari Wibisono datang berkunjung ke Kampung Pitu dan mematahkan mitos selama ini.

"Semoga saja setelah dari sini semua baik-baik saja. Biar menjadi contoh pejabat yang lain untuk berani masuk ke Kampung Pitu," harapnya.

AKBP Wiwit mengaku dirinya hanya ingin berbuat kebaikan dengan mendatangi Kampung Pitu. Menurutnya, dirinya datang untuk mengajak warga agar divaksin Covid-19.

Baca Juga: Pria di Pacitan Terciduk Setubuhi Pacar Dalam Kamar Kos

"Dan memang benar warganya belum ada yang vaksin. Karena ingin berbuat baik. Kalau kita niatnya baik, kulonuwon dan berbuat baik di sana," jelasnya.

Alumni Akpol 2002 ini mengaku cukup iba melihat sebuah kampung tidak pernah disentuh oleh pejabat. Baik itu pejabat level bawah maupun atas.

"Dengan masuknya saya, semoga semua bisa diikuti oleh pejabat lainnya untuk memperhatikan warga yang ada di Kampung Pitu," ucapnya.

Ia menjelaskan, seharusnya tidak ada wilayah satu pun yang dibedakan. Jika memang tidak siap membantu atau tidak berani mengambil langkah sebaiknya tidak menjadi pemimpin.

Baca Juga: Dukun Pengganda Uang di Pacitan Tipu 14 Orang, Termasuk ASN dan Mantan Kades

Saat akan masuk ke Kampung Pitu, dirinya hanya melakukan komunikasi dengan tokoh agama.

"Saya ke sana juga tidak ada ritual khusus. Hanya komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh di sana. Berpuluh puluh tahun tidak dikunjungi. Alhamdulilah kades kemarin berani masuk karena saya sudah masuk. Jadi masuk bersama saya. Camat yang takut-takut kemarin masuk. Sebelumnya, ampun-ampun menyampaikan ke kita kalo dia nggak berani masuk," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.