Kamis, 18 Jun 2026 01:49 WIB

KPM di Kabupaten Mojokerto Tidak Terima Bansos Jika Belum Vaksin

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati.
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati.

jatimnow.com - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Mojokerto harus sudah divaksin untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos).

Hal itu disampaikan oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. Menurutnya, penerima bansos yang sudah masuk data harus wajib vaksin.

Baca Juga: Kasus Suspek Campak di Tulungagung, Dinas Kesehatan Gelar ORI

"Bagi yang masuk wajib vaksin namun tidak mau melaksanakan, bisa dikenakan sanksi administrasi penundaan hingga penghentian bansos, serta pelayanan publik. Kita mengacu dasar aturan pusat," kata Ikfina dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (7/10/2021).

Menurut Ikfina dalam proses penyaluran ini pihaknya terus mengajak masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk melaksanakan vaksin. Ia juga menekankan, saat ini pemerintah terus gencar menyuntikkan vaksin kepada para lansia, sebagai kelompok rentan Covid-19.

"Target warga Kabupaten Mojokerto yang harus kita vaksin adalah 862.014 orang berusia di atas 12 tahun (wajib vaksin). Saat ini angka cakupannya baru sekitar 58%. Artinya kalau 50% saja dari itu, masih ada 430 ribuan warga yang belum divaksin. Akhir Oktober akhir ini harus tercapai," ungkapnya.

Baca Juga: 732 Tumpeng Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto

Seruan vaksinasi tersebut merupakan arahan tegas, untuk menggerakkan seluruh warga Kabupaten Mojokerto bekerjasama keluar dari status PPKM level 3.

Hal tersebut mengingat perekonomian masyarakat khususnya sektor pariwisata, tidak bisa beroperasi jika level masih di angka 3.

Baca Juga: Bupati Ikfına dan Wabup Al-Barra Kembali Pimpin Mojokerto, Masa Cuti Berakhir

Status harus diturunkan minimal level 2. Untuk mencapai itu, Pemerintah memberi target vaksin harus tercapai minimal 50�n 40% khusus untuk lansia.

"Untuk turun level PPKM, kita harus mengejar target vaksin untuk lansia sebanyak 40 persen. Sedangkan kita saat ini masih sekitar 25 persen dari 1.000 orang lansia. Masuk tempat umum juga harus vaksin. Jadi, mau pergi atau tidak bepergian kemana-mana, segera lakukan vaksin apabila belum. Ini demi keselamatan dan kenyamanan bersama," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.