Selasa, 16 Jun 2026 23:13 WIB

Awas! Jambret di Pasuruan Nekat Masuk Kampung, Sasar Anak-anak

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 04 Okt 2021 17:26 WIB
Tangkapan layar video CCTV yang merekam aksi jambret merampas kalung emas anak-anak di Pasuruan
Tangkapan layar video CCTV yang merekam aksi jambret merampas kalung emas anak-anak di Pasuruan

jatimnow.com - Video CCTV yang merekam aksi jambret merampas kalung anak kecil di Dusun Paras, Desa Parasrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, beredar di media sosial (medsos).

"Siapa tau ada yang kenal orang pakai sepeda Vario putih telah ngerampas kalung anak kecil di Desa Parasrejo tadi siang," tulis akun Facebook Diyan Tika, seperti dilihat jatimnow.com, Senin (4/10/2021).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Dalam potongan video berdurasi 29 detik itu, tampak seorang pria berjaket dan berhelm menunggangi motor Honda Vario mengentikan laju motornya. Dengan cepat dia merampas kalung yang dipakai anak-anak itu.

Setelah merampas, pelaku menggeber motornya untuk kabur. Para netizen yang melihat video itu bereaksi.

"Semoga jadi pelajaran buat orang tua. Jangan pakaikan perhiasan buat anak kecil. Dipakai orang gede saja jambretnya berani narik, apa lagi anak kecil. Buat jambretnya semoga cepat tertangkap," tulis akun Mia Farras Zain.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Kepala Desa (Kades) Parasrejo, Asyari membenarkan kejadian dalam video viral tersebut.

"Itu yang merekam CCTV rumah saya. Korbannya bocah perempuan umur 4 tahun. Pelakunya pakai motor Vario, tapi plat nopolnya tidak terlihat CCTV, tertutup sangkar burung," jelas Asyari saat dikonfirmasi.

Asyari menceritakan, saat itu korban bermain bersama kawan-kawan sebayanya. Saat peristiwa terjadi, orangtua korban yang setiap hari menemani korban bermain, masuk ke dalam toko karena ada pembeli.

Baca Juga: Beli Cash Rp 1,3 M, Mobil Mewah Warga Surabaya Malah Mau Dirampas DC

Pelaku yang mendapati para bocah bermain tanpa pengawalan orangtua, langsung melakukan aksi kejahatannya dengan merampas perhiasan kalung emas yang dikenakan korban.

"Kejadiannya pukul 10 pagi tadi. Orangtuanya tadi saya ajak melapor ke polisi, tapi tidak mau, entah apa alasannya," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.