Senin, 15 Jun 2026 13:26 WIB

2 Tim dan Perahu Dikerahkan Cari Wisatawan Solo yang Terseret Ombak di Pacitan

Tim SAR menggunakan perahu jukung untuk mencari korban tenggelam
Tim SAR menggunakan perahu jukung untuk mencari korban tenggelam

jatimnow.com - Pencarian Muhammad Dwi Palepi (41), seorang wisatawan asal Solo, Jawa Tengah yang dilaporkan terseret ombak di Pantai Ngiroboyo, Pacitan kembali dilanjutkan.

Komandan Tim Pencarian dari Basarnas Trenggalek, Dyan Susetyo menyebutkan ada 50 personel dan dibagi menjadi 2 tim yang turun untuk mencari keberadaan korban.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

"Operasi SAR tadi mulai pukul 07.00 WIB dan bakal ditutup pukul 17.00 WIB setiap harinya. Ada 2 tim yang menyisir melalui darat dan laut," ujarnya, Senin (4/10/2021).

Baca juga: Dua Wisatawan Asal Solo Terseret Ombak Pantai di Pacitan, 1 Dalam Pencarian

Ia menjelaskan 50 personel itu terdiri dari Basarnas Trenggalek, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, Pol Air, Angkatan Laut, Tagana dan relawan.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Untuk pencarian laut, tim menggunakan perahu jukung untuk sementara. Ada 4 jukung yang diterjunkan yaitu 1 perahu milik BPBD Pacitan dan 3 lainnya merupakan milik nelayan.

"Perahu karet belum bisa digunakan dikarenakan kondisi tidak mendukung. Kami akan menyisir ke laut dan juga memanfaatkan jejaring komunikasi kami dengan nelayan sampai Malang. Karena Pantai Selatan sampai Malang," terang dia.

Sedangkan tim darat bakal menyisir di pinggir laut mulai dari Pantai Ngariboyo ke utara dan ke selatan kurang lebih 5 kilometer. Operasi SAR akan dilakukan selama sepekan.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Bila korban tidak ditemukan dalam sepekan maka operasi pencarian ditutup," tandasnya.

Sebelumnya, korban dilaporkan terseret ombak di Pantai Ngiroboyo, Pacitan pada Minggu (3/10). Rombongan yang diketahui masih satu lingkungan tempat tinggal tersebut, berkemah di sekitar pantai. Saat itu, ombak tinggi yang datang menyeret tubuh korban yang dalam kondisi tidak siap.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.