Selasa, 23 Jun 2026 01:27 WIB

Polisi Selidiki Tewasnya Bayi Hasil Hubungan Gelap di Kediri

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 01 Okt 2021 17:59 WIB
Polisi melakukan olah TKP tewasnya bayi di Kediri.
Polisi melakukan olah TKP tewasnya bayi di Kediri.

jatimnow.com - Satreskrim Polres Kediri menyelidiki temuan jenazah bayi yang diduga hasil dari hubungan gelap. Kejanggalan ini diketahui setelah warga di daerah Ngasem melapor ke polisi bahwa ada proses pemakaman bayi yang dinilai mencurigakan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, Kamis (30/9/2021). Polisi yang mendapat laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Saat dicek, rupanya benar. Ditemukan bayi yang sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha menjelaskan, awalnya ada seorang warga bernama Silvi Fatimah meminta bantuan perangkat desa setempat untuk menguburkan bayi.

Bayi itu adalah anak BP (26), yang merupakan sepupu Fatimah. Perangkat desa pun curiga dengan bayi tersebut, lantaran BP belum berkeluarga atau menikah. Dari situlah, kemudian dilaporkan ke polisi.

"Kami dapat laporan itu kemarin malam. Kemudian kami datangi lokasi ternyata benar. Ada jasad bayi yang hendak dimakamkan warga," jelas Rizkika kepada jatimnow.com, Jumat (1/10/2021).

Baca Juga: Pensiunan Guru SMA di Kediri Cabuli 12 Bocah, Ngaku Dipengaruhi Makhluk Gaib

"Kami kemudian amankan TKP dan memeriksa sejumlah saksi terkait temuan tersebut. Termasuk BP, yang diduga ayah dari bayi tersebut," tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap BP, bahwa sebelumnya ia telah menjalin hubungan dengan perempuan bernama NN, warga Ngadiluwih, Kediri. Namun hubungan mereka terlalu jauh sehingga NN hamil dan melahirkan.

Kekasih BP itu melahirkan sendiri tanpa bantuan. Namun, setelah bayinya keluar, rupanya dalam kondisi meninggal dunia. NN yang panik kemudian menghubungi BP, dan menyuruh untuk mengubur bayinya.

Baca Juga: Pria di Kediri Pasok Pertalite ke Pom Mini, Bolak-balik SPBU Kumpulkan 300 Liter per Hari

BP lantas membawa jasad bayi ke rumah saudaranya, yakni Silvi Fatimah. Oleh Fatimah dibawa ke perangkat desa setempat, untuk meminta bantuan pemakaman. Dari situlah, warga dan perangkat desa curiga hingga kemudian diteruskan ke polisi.

"Hasil penyelidikan awal, BP ini mengakui akan menguburkan jasad bayi pacarnya itu di wilayah Desa Ngasem, dekat rumahnya. Dan saat ini kami sedang memulihkan kondisi psikis dan fisik ibu bayi dan memintai keterangan BP dan sejumlah saksi lainnya. Intinya masih dalam penyelidikan intensif kami," tandas Rizkika.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.