Senin, 22 Jun 2026 19:20 WIB

Penembakan Ustaz di Tangerang, Polisi Sebut Pelaku Dendam Istri Disetubuhi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto: Republika/Thoudy Badai via Republika.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto: Republika/Thoudy Badai via Republika.

jatimnow.com - Polda Metro Jaya telah menangkap tiga pelaku penembakan kepada ketua majelis taklim berinisial A (43) di Pinang, Kota Tangerang, beberapa waktu lalu. Ketiga pelaku berinisial M, K, S ditangkap di tempat yang berbeda dan satu pelaku berinisial Y masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

"Pertama yang berhasil diamankan adalah M ini adalah inisiator kejadian ini. Dia aktor intelektual hari Kamis lalu (ditangkap) di Serang Banten pada saat di rumah makan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (28/9).

Baca Juga: 3 Tersangka Penembakan Misterius di Surabaya Diamankan Polda Jatim

Baca juga:

Kemudian pada Senin (27/9), petugas mengamankan dua tersangka berinisial K dan S di Serang, Banten. Tersangka K merupakan eksekutor yang melakukan penembakan kepada korban dari jarak dua meter.

Sedangkan pelaku berinisial S bertugas sebagai joki yang membawa eksekutor melarikan diri setelah melakukan aksinya.

Dari pemeriksaan awal, kata Yusri, pelaku M yang merupakan otak dari aksi pembunuhan tersebut memiliki dendam pada A.

Pengakuannya, istri M pernah disetubuhi oleh korban pada tahun 2010. Bahkan kakak kandung M juga diduga pernah disetubuhi oleh korban.

"Sekitar dua tahun lalu kemudian istrinya suruh ngaku belum ada pengakuan yang nanti M menunaikan haji barulah istrinya mengaku betul saat dia berobat dengan rayuan terjadi dirumahnya dan juga berpindah ke hotel di Tangerang," ungkap Yusri.

Baca Juga: Polda Jatim Bentuk Tim Khusus Buru Penembak Misterius di Surabaya

Lanjut Yusri, tersangka M adalah seorang pengusaha angkutan untuk wilayah Banten. Dia menyewa pembunuhan bayaran melalui tersangka Y dengan total bayaran Rp 60 juta.

Dengan rincian Rp 50 juta untuk eksekutor dan Rp 10 juta untuk tersangka Y yang saat ini masih dalam pengejaran petugas.

"Untuk eksekutor dan 10 buat Y penghubung. Kami kasih waktu 3x24 jam untuk menyerahkan diri, kami sudah tahu identitas kami terus mengejar," tegas Yusri.

Atas tindakannya tersebut, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider 338 tentang Pembunuhan. Ancaman hukuman dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

Baca Juga: Warga Babatan Surabaya jadi Korban Penembakan Misterius

Peristiwa penembakan seseorang bernama Marwan alias Alex terjadi di Jalan Gempol, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Sabtu (18/9) sekitar Pukul 18.30 WIB. Dalam pengusutan itu, polisi menyita sebutir proyektil dalam penembakan tersebut.

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.