Selasa, 16 Jun 2026 09:16 WIB

Meski Dilarang, Warga Ponorogo Masih Nekat Menerbangkan Balon Udara

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 19 Jun 2018 18:19 WIB
Polisi menyita balon udara yang hendak diterbangkan oleh warga/Foto: Mita Kusuma
Polisi menyita balon udara yang hendak diterbangkan oleh warga/Foto: Mita Kusuma

jatimnow.com – Rupanya, warga Ponorogo masih nekat menerbangkan balon udara meskipun Kapolda Jatim Irjend Pol Machfud Arifin sudah melarang keras penerbangan balon udara itu.

Akhirnya, warga pun harus kucing-kucingan dengan tim gabungan yang hendak menertibkan balon udara itu. 

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Salah satunya terjadi di Kecamatan Sukorejo. Saat itu, sejumlah remaja terlihat tenang ketika ingin menerbangkan balon. Mereka tidak sadar bahwa tim sudah datang.

Setelahnya mereka kaget, balon udaranya bukan diterbangkan malah disita. Para penerbang balon udara pun tak bisa berbuat banyak.

Selain itu di Desa Srandil, Kecamatan Jambon, sejumlah remaja langsung kocar kacir melihat kedatangan tim gabungan. Lantaran takut akan dibawa ke kantor polisi.

Tim gabungan pun juga berhasil menyita puluhan petasan yang ada di dalam balon udara tanpa awak itu. Ada 31 balon udara tanpa awak dan sejumlah petasan belum sempat diterbangkan karena disita oleh tim gabungan.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Razia terus kita laksanakan sesuai perintah pimpinan. Sebelum kita berhenti terus kita lanjutkan sampai habis," kata Wakapolres Ponorogo, Kompol Suharsono, Selasa (19/6/2018).

Ia pun menegaskan  bagi yang cukup bukti proses hukum akan dilanjutkan. Namun, rata rata  hanya ditemukan barang bukti balon. Sedangkan orangnya sudah kabur.

 

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.