Senin, 22 Jun 2026 12:42 WIB

MUI Kutuk Pelaku Penyerangan ke Ustaz Chaniago saat Ceramah di Batam

Tangkapan layar saat terjadinya penyerangan terhadap Ustadz Chaniago via Republika
Tangkapan layar saat terjadinya penyerangan terhadap Ustadz Chaniago via Republika

jatimnow.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam mengutuk kasus penyerangan terhadap Ustaz Abu Syahid Chaniago saat berceramah di Masjid Baitul Syakur Batam, Kepulauan Riau pada Senin (20/9).

MUI mengimbau agar masyarakat tak terprovokasi terkait kasus tersebut.

Baca Juga: Ketua MUI: Program MBG Mulia, Kekurangan Harus Diperbaiki Bukan Dihentikan

"Mengutuk keras terjadinya peristiwa penyerangan kepada ustadz Abu Syahid Chaniago saat menyampaikan taushiyah di Masjid Baitul Syakur Jodoh Senin 20 September 2021," ujar MUI Kota Batam dalam keterangan resminya yang diterima Republika.co.id, Senin (20/9).

"Mengharapkan kepada kaum muslimin dan seluruh masyarakat tetap tenang dan waspada serta mempercayakan penangan kasus ini kepada penegak hukum," jelas keterangan tersebut.

Lembaga tersebut juga meminta agar mengusut peristiwa ini dan menegakkan hukum dengan seadil-adilnya. Para pengurus masjid juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan sebagai respon atas peristiwa ini.

"Menghimbau kepada semua Pengurus DKM Masjid/Musholla untuk meningkatkan kewaspadaan keamanan terutama saat kegiatan keagamaan sedang berlangsung agar peristiwa serupa tidak terjadi kembali di kemudian hari," tulis keterangan tersebut.

Baca Juga: Puluhan Ulama di Probolinggo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Sebelumnya, beredar video di YouTube seorang ustadz yang sedang berceramah diserang oleh seorang pria. Dalam video tersebut, terlihat sang ustadz sedang berceramah di hadapan jamaah, kemudian ada seorang pria tidak berpeci, memakai celana jeans dan kemeja agak gelap, berlari ke arah ustadz Chaniago.

Dia berusaha untuk memukul ustadz. Namun, sang ustadz telah melihat orang itu sehingga tampak sang ustadz menghindar.

Kejadian itu membuat jamaah yang kebanyakan ibu-ibu berdiri dan berteriak. Masih dalam video itu, terlihat si pelaku ditangkap oleh sebagian orang, dan terlihat dia dipukul oleh beberapa orang ibu-ibu.

Baca Juga: MUI Desak RI Keluar dari Board of Peace Usai Kematian Ali Khamenei

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.

Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

Implementasi program nasional tersebut ke depan tetap memerlukan pembenahan yang matang di tingkat daerah maupun pusat.

Aksi Basuh Kaki Orang Tua, Pramuka Sukolilo Surabaya Pecahkan Rekor MURI

1.352 Pramuka Sukolilo dilantik sebagai Pramuka Garuda dan memecahkan dua Rekor MURI melalui aksi pembasuhan kaki orang tua dan semafor massal.