Senin, 15 Jun 2026 12:20 WIB

Topan Chanthu Terjang Filipina, Ribuan Warga Mengungsi

Ilustrasi topan/ wikipedia
Ilustrasi topan/ wikipedia

jatimnow.com - Topan kuat menerjang pulau-pulau paling utara Filipina pada Minggu (12/9) waktu setempat.

Topan Chanthu memicu angin kencang, hujan lebat, dan banjir sehingga memutus aliran listrik di berbagai tempat di negara tersebut.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Biro Cuaca Filipina mengelompokkan topan Chanthu sebagai badai kategori lima. Topan mulai melemah setelah sebelumnya melanda wilayah paling utara negara termasuk kelompok kepulauan Batanes.

"Ini salah satu topan terkuat yang pernah saya rasakan," kata Dennis Ballesteros Valdez, penduduk kota Sabtang di provinsi Batanes, yang sering dilanda topan kuat.

"Topan ini bisa lebih merusak jika rumah-rumah itu tidak dibangun kuat," kata Valdez menambahkan.

Rekaman yang diambil oleh Valdez menunjukkan angin kencang dan hujan menerjang rumah-rumah di Sabtang pada Sabtu (11/9) pagi waktu setempat. Lebih dari 11 ribu orang terkena dampak topan.

Baca Juga: Unisda Lamongan Sambut 7 Mahasiswa Filipina untuk PPL Internasional

Badan bencana negara mencatat lebih dari 1.000 orang masih berada di pusat-pusat evakuasi. Belum ada korban yang dilaporkan.

Risiko Badai Tropis mengatakan, kini Chanthu sudah diturunkan ke kategori 3. Topan itu mulai mendarat di Taiwan dan membasahi pulau tersebut dengan hujan lebat.

Sebagai informasi, sekitar 20 topan melanda Filipina rata-rata setiap tahunnya.

Baca Juga: 2 Pengungsi Rohingya di Tulungagung, Imigrasi Blitar Lakukan Pengawasan

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.