Rabu, 17 Jun 2026 21:27 WIB

Cucu yang Cangkul Neneknya hingga Tewas di Ponorogo Diduga ODGJ

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 07 Sep 2021 15:39 WIB
Polisi melakukan identifikasi di TKP nenek tewas dicangkul cucunya
Polisi melakukan identifikasi di TKP nenek tewas dicangkul cucunya

jatimnow.com - Sejumlah luka di tubuh Tuminah (75) akibat dicangkul Rizky Putra Pratama (22), cucunya, membuat warga Desa Kesugihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo itu tewas.

Luka itu terkuak setelah Tim Forensik dari RS Bhayangkara Kediri melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dokter Forensik, dr Tutik Purwanti mengatakan, luka paling fatal berada di bagian bawah kepala. Luka tersebut mengakibatkan patah tulang belakang. Dimungkinkan luka itu akibat sabetan benda yang cukup berat.

"Jadi benda tersebut pipih, tidak tajam juga tidak lancip. Kemungkinan sih bendanya diayunkan ke bagian muka korban," terang dr Tutik, Selasa (7/9/2021).

Baca juga:  Nenek di Ponorogo Tewas Dicangkul Cucunya

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Juga ditemukan luka pada dagu hingga pelipis sepanjang 15 sentimeter dengan dalam 5 sentimeter. Kemudian luka pada hidung sampai telinga sepanjang 9 sentimeter.

Sementara Kapolsek Pulung, Iptu Hariyadi menyebut, pelaku diduga kuat seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

"Saat ditanya pelaku hanya diam. Kemungkinan memang ODGJ. Saat kejadian kumat. Ada obat-obatan kami temukan di TKP. Juga bukti berobat ke salah satu RSJ," jelas Hariyadi.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Sehingga, lanjut Hariyadi, untuk motif pelaku masih terus didalami, lantaran pelaku masih belum menjawab semua pertanyaan penyidik.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (6/9/2021). Tak lama setelah polisi tiba di lokasi kejadian, pelaku berhasil ditangkap dan diamankan ke mapolsek.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.