Rabu, 10 Jun 2026 08:54 WIB

Lahir dari Madrasah, Anwar Sadad: Madin harus Mendapatkan Perhatian Serius

jatimnow.com - Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad menyebut dirinya akan gerak total dalam memperjuangkan kesejahteraan para tenaga pendidik di lingkungan madrasah diniyah (madin) dan takmiliyah di Jawa Timur.

Itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam Pelantikan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ke-1, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Provinsi Jatim, di Hotel Grand Darmo, Jalan Progo, Surabaya, Sabtu (4/9/2021).

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

"Madin harus mendapatkan perhatian serius, secara kontribusi pada bangsa ini, dalam hal mencerdaskan kehidupan bangsa sudah dilakukan sejak masa yang sangat lama. Bahkan sejak republik ini belum lahir," kata Sadad.

Ia menganggap, madin secara sistem bukan hanya di dalam pesantren namun juga di luar pesantren.

"Salah satu yang kita dapatkan di sini bahwa dalam raperda yang mau kita bikin soal pesantren itu memasukkan ketentuan mengenai madin. Karena madin belum di atur di situ. Nanti akan saya integrasikan dalam ketentuan itu supaya juga terwakili, karena nafasnya sama madrasah diniyah dengan pondok pesantren," terang Ketua DPD Gerindra Jatim itu.

Terkait pendataan, pihaknya sepakat jika dilakukan dengan metode top down. Pihaknya juga akan berupaya untuk mengintervensi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mendukung gagasan itu.

"Jadi jangan sampai mereka menjadi anak tiri di sistem pendidikan di negara ini. Saya mendukung jika pendataan madin dilakulan secara serentak dengan metode top down, tidak semata-mata pendaftaran secara online dari bawah," tandas Keluarga Ponpes Sidogiri itu.

Sadad berharap, ikhtiar bersama kali ini segera mendapat respon baik dari eksekutif, sehingga kualitas tenaga pendidikan di Indonesia segera diperbaiki.

Baca Juga: Gerindra Tak Berikan Bantuan Hukum Bagi Gatut Sunu Wibowo

"Kedepan pembinaan pada madin agar diarahkan pada peningkatan kualitas dan kompetensi guru pendidik," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum FKDT Lukman Hakim berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan kesejahteraan guru madin dan sarana prasarana penunjang untuk pembelajaran.

"Problem pertama hari ini adalah kesejahteraan, sarana prasarana yang masih terbatas. Pada dasarnya mereka para ustaz, para kiai ini ikhlas, namun pada dasarnya pemerintah harus menjaga keikhlasan kiai dengan memenuhi kebutuhan standart dari para ustaz dan guru-gurunya," kata Lukman.

"Namun sekarang ini masih jauh dari angka mencukupi. Saya berharap pemerintah daerah semakin apresiasi dengan kerja nyata dari ustaz madin," imbuh Lukman

Baca Juga: Gerindra Jatim Ungkap Manfaat Ekonomi Program Gentengisasi Untuk Warga

Ia juga mengucapkan selamat kepada pengurus baru yang telah dikukuhkan, semoga bisa membawa kesejahteraan baru guru-guru madin. Ia juga berpesan keikhlasan mendidik itu jangan pernah putus.

"Kita tahu madrasah ini barometernya Jawa Timur. Dan saya meyakini kawan-kawan ini bisa menggerakan dengan baik," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.