Rabu, 17 Jun 2026 22:00 WIB

Lewat Mural, Mahasiswa UMSurabaya Ingatkan Masyarakat Efek Bahaya Pinjol Ilegal

Mahasiswa UMSurabaya kampanyekan bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal lewat mural.
Mahasiswa UMSurabaya kampanyekan bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal lewat mural.

jatimnow.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Perbankan Syariah (Hima-PS) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) kampanyekan bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal lewat mural.

Aksi kreatif untuk mengingatkan masyarakat itu dilakukan di tembok warga Tempurejo RT 01 RW 03 Dukuh Sutorejo, Mulyorejo, Surabaya.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Koordinator aksi, Ainul Yaqin menjelaskan pinjol illegal saat ini kerap dimanfaatkan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab sebagai modus penipuan. Maraknya kasus penipuan di tengah krisis ekonomi selama pandemi penting menjadi perhatian bersama.

"Bunga pinjaman pinjol jelas mencekik, selain itu juga, adanya penyalahgunaan data-data privasi yang disebar ke orang-orang terdekat jelas berbahaya," ujar Ainul Yaqin, Sabtu (4/9/2021).

Baca Juga: Guru Besar Umsura Dorong Pembelajaran Metakognitif, Ini Penjelasan Prof Lina

"Tidak sedikit teror yang membabi buta didapatkan oleh peminjam yang nunggak. Melalui media mural kami ingin selalu mengingatkan masyarakat tentang bahaya pinjol illegal. Mural yang setiap hari dilewati orang jadi media pengingat yang baik. Kami akan terus bergerak di beberapa titik di Surabaya," imbuhnya.

Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Arin Setiyowati menyebutkan program ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen kami untuk mengajak masyarakat agar ‘Melek’ keuangan syariah khususnya yang berbasis digital, salah satunya berhati-hati dengan pinjaman online.

Baca Juga: Umsura Kukuhkan Guru Besar Keperawatan, Usung Konsep Holistik

“Isu maraknya penipuan pinjol ilegal ini menjadi tanda bahwa masyarakat masih lemah literasi keuangan dan digital.Jadi saya mendukung apa yang telah dilakukan mahasiswa. Apalagi media edukasi juga unik. Yakni mengisi ruang-ruang kota yang kumuh dengan lukisan mural yang bagus. Tentunya aktivitas tersebut sudah berizin warga setempat," paparnya.

Diketahui aksi mural yang juga sebagai kampanye keungan syariah yang digawangi Fakultas Agama Islam (FAI) UMSurabaya yang bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melakukan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) itu dilakukan secara berizin kepada pengurus kampung setempat.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.