Selasa, 16 Jun 2026 09:30 WIB

Keberatan Diminta Bayar Seragam Sekolah, Wali Murid Wadul ke DPRD Surabaya

Sekretaris Fraksi PDIP Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am saat menerima wali murid di ruang fraksi DPRD Surabaya
Sekretaris Fraksi PDIP Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am saat menerima wali murid di ruang fraksi DPRD Surabaya

jatimnow.com - Empat wali murid wadul ke Fraksi PDI Perjungan (PDIP) DPRD Surabaya, Kamis (2/9/2021). Mereka mengaku keberatan atas tagihan pembayaran seragam yang dilayangkan pihak sekolah.

Empat wali murid bersama anaknya itu ditemui Sekretaris Fraksi PDIP Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am. Kepada Ghoni, mereka mengaku keberatan atas permintaan pembayaran seragam Tahun Ajaran Baru 2021 yang dibebankan dua SMP negeri tempat anak mereka bersekolah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Perlu diketahui bahwasannya tadi sekitar pukul 11, awalnya 10 wali murid. Ternyata ada empat wali murid yang berani menyampaikan ke kami. Dia menceritakan keluh kesahnya, menyampaikan aspirasinya bahwa yang bersangkutan itu, masuk ke sekolah SMP negeri itu terkait seragam dimintai biaya," ujar Ghoni ditemui di ruang kerjanya.

Baca juga: 

Menurut Ghoni, nominal yang ditagihkan sekolah cukup besar. Setiap setel seragam untuk laki-laki dibandrol Rp 1,5 juta. Sedangkan seragam untuk perempuan lebih mahal.

Ghoni menyesalkan tindakan oknum yang nekat menarik biaya seragam kepada wali murid di tengah Pandemi Covid-19 seperti ini.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"Di PP Nomor 17 Tahun 2010 terkait dengan penyelenggaran pendidikan di Pasal 181, di situ disebutkan sudah jelas. Bahwasannya penyelenggara sekolah itu yaitu satu, tidak memperbolehkan adanya praktik jual beli apapun misalnya. Jadi fokus di sana itu mendidik peserta didik, untuk dipersiapkan sebagai generasi penerusnya itu," jelas anggota Komisi C DPRD Surabaya itu.

Apalagi, lanjut Ghoni, diketahui para wali murid yang mengadu itu mayoritas keluarga miskin yang telah terdaftar dalam Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Mitra Keluarga, yang kesejahteraan sosial dan pendidikannya ditanggung negara.

"Mereka menceritakan kepada kami, ada ibu-ibu yang tidak bisa disebutkan itu ada yang (tergabung) di mitra warga," tandas Alumnus UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sebelumnya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga sudah menegaskan bahwa kewajiban membeli seragam sekolah tidak dianjurkan. Dia juga memgancam jika itu terjadi, maka pihak sekolah akan berhadapan dengannya.

"Saya minta, tidak ada memaksa membeli seragam, ini fardhu ain, SD, SMP. Kalau ada yang memaksa, akan berhadapan dengan wali kotanya," tegas Eri, Senin (30/8/2021).

Pernyataan itu disampaikan Eri menyusul dilaksanakannya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk SD dan SMP di Surabaya pada September 2021 ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.