Jumat, 19 Jun 2026 21:12 WIB

Delapan Sekolah di Ponorogo Tanpa Kepsek, Dindik Segera Setor Nama ke Bupati

Aktifitas ptm di salah satu SMP negeri di Ponorogo (Mita Kusuma/Jatimnow.com).
Aktifitas ptm di salah satu SMP negeri di Ponorogo (Mita Kusuma/Jatimnow.com).

jatimnow.com - Sebanyak delapan sekolah di Ponorogo, tidak memiliki kepala sekolah. Kekosongan kursi pimpinan sejumlah sekolah itu, dikarenakan adanya kepala sekolah yang sudah memasuki purna tugas.

Kosongnya posisi kepala sekolah terjadi sejak 2020. Delapan sekolah tersebut adalah SMPN 8 Ponorogo, SMPN 2 satu atap Ngebel, SMPN 1 Sambut, SMPN 2 Bungkal, SMPN 1 Ponorogo, SMPN 2 Babadan, SMPN 2 Slahung, dan SMPN 2 Sukorejo.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

"Data yang kosong itu ada 8 SMP. Awalnya 7 SMP, tapi hari ini ada kepala sekolah yang purna lagi SMP 2 Sukorejo. Jadi total 8," ujar Kabid Ketenagakerjaan Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Sarjono, Kamis (2/8/2021).

Menurut Sarjono, kepala sekolah yang posisinya kosong dijabat oleh kepala sekolah dari SMP lain. Solusi ini merupakan kebijakan dari Dindik Ponorogo.

"Contohnya seperti SMPN 3 Ponorogo, Plt nya dari SMPN 1 Babadan," terangnya.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Tak sembarang kepala sekolah yang bisa merangkap jabatan. Dindik memilih mereka yang berpotensi dan berkompetensi untuk memimpin dua sekolah sekaligus.

"Ya kalau tidak berkompenten akan kacau. Karena otomatis beban tugas bertambah," jelas Sarjono.

Baca Juga: Dear Bapak - Ibu, Dinas Pendidikan Surabaya Buka Posko SPMB 2026 Pekan Ini

Kekosongan pimpinan sejumlah sekolah akan segera teratasi dengan adanya enam orang lulus diklat kepala sekolah. Dalam waktu dekat, Dindik akan menyerahkan nama siapa saja calon kepala sekolah tersebut ke bupati dan BKD.

"Insyallah akhir minggu ini sudah berikan nama. Akan disodorkan ke bupati dan BKD. Nanti di pertimbangkan siapa yang layak menduduki," Pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.