Sabtu, 20 Jun 2026 23:41 WIB

Pelaksanaan PTM Belum Jelas Meski Kabupaten Mojokerto Masuk Level 3

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat meninjau vaksinasi yang digelar Partai NasDem di Ponpes Amanatul Ummah, Pacet
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat meninjau vaksinasi yang digelar Partai NasDem di Ponpes Amanatul Ummah, Pacet

jatimnow.com - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kabupaten Mojokerto belum bisa dipastikan pelaksanaannya meski daerah tersebut kini sudah masuk dalam level 3.

Hal itu disampaikan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat meninjau vaksinasi yang digelar Partai NasDem di Ponpes Amanatul Ummah, Pacet.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

"Saya masih harus cek dan memastikan sarprasnya di seluruh sekolah memadai. Kalau dinas kesehatan sudah mempresentasikan dan menjamin sarprasnya memadai, saya akan laksanakan PTM. Sekolahan kita kan banyak sampai dipelosok-pelosok," ujar Ikfina, Kamis (26/8/2021).

Berdasarkan keputusan yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021, Kabupaten Mojokerto turun dari level 4 menjadi level 3 dan bisa melaksanakan PTM terbatas.

Menurut Ikfina, dinas pendidikan dan dinas kesehatan belum melapor dan masih menunggu laporan terkait kesiapan sarana dan prasarana.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Harus dicek dong sarprasnya. Kalau oke saya perbolehkan anak-anak saya berangkat, kalau tidak oke ya jangan dulu, perbaiki dulu sarprasnya. Mereka (dinkes dan dispendik) belum report (laporan) ke saya terkait sarpras," terangnya.

Disinggung vaksinasi terhadap pelajar, istri mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa itu belum bisa menjelaskan. Menurutnya, vaksinasi tidak menjadi syarat PTM.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

"Vaksin pelajar, nanti dulu. Karena berdasarkan keputusan empat menteri tidak menjadi syarat PTM. Syarat PTM hanya vaksin untuk pengajarnya saja," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.