Selasa, 16 Jun 2026 03:27 WIB

Aksi Nekat Begal Motor Loncat dari Flyover dan Mendarat di Atap Pos Polisi

Ilustrasi flyover (Foto: ANTARA/Mohammad Ayudha via Republika)
Ilustrasi flyover (Foto: ANTARA/Mohammad Ayudha via Republika)

jatimnow.com - Dua begal motor gagal beraksi di flyover Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (24/8/2021) dinihari. Karena panik dikejar warga, salah satu begal nekat loncat dari flyover dan mendarat tepat di atap pos polisi.

Peristiwa itu bermula ketika seorang sopir ojek online bernama Sarwono melintas di flyover tersebut pada Selasa pukul 01.00 WIB. Sarwono yang sendirian, tiba-tiba dicegat oleh dua begal yang berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Satria FU.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Ada dua orang berboncengan. Dia ngacungin senjata tajam (celurit)," kata Sarwono dalam rekaman suara yang diterima Republika.co.id.

Tanpa pikir panjang, Sarwono menabrakkan sepeda motornya ke sepeda motor duo begal itu. Mereka pun terjatuh. Setelahnya, salah satu begal mengambil ponsel Saworno yang tertempel di dasbor sepeda motor.

Mereka lantas berupaya kabur. Salah satu begal berupaya kabur dengan mendirikan sepeda motornya, tapi dia gagal lantaran tubuhnya yang kecil.

"Ketika itu langsung saya pegang (pelaku) dari belakang. Lalu anak-anak (massa) datang membantu," ujar Sarwono.

Sedangkan begal yang membawa celurit, lanjut dia, masih berupaya kabur dengan berlari. Saat melihat massa mulai ramai mengejarnya, pelaku nekat meloncat dari flyover Kebayoran Lama.

"Karena dia panik, dia lompat dari flyover," ungkap Sarwono.

Kepala Pos Polisi Kebayoran Lama, Ipda Tasori, mengatakan, pelaku begal tersebut melompat tepat ke atap pos polisi. Pos tersebut berada tepat di bawah flyover bagian tengah.

Baca Juga: Viral Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga di Probolinggo, Ini Faktanya

"Dia semalam lompat ke bawah pos polisi. Atap pos polisi di sini rusak," ujar Tasori saat dihubungi.

Tasori mengaku terkejut dengan aksi nekat pelaku. Sebab, pelaku bisa saja tewas seketika jika jatuhnya ke jalan raya. Jarak ketinggian flyover dengan atas pos polisi sekitar lima meter, sedangkan dengan jalan raya sekitar 10 meter.

"Untung enggak mati itu orang. Kalau jatuh enggak ke pos polisi, mati itu dia," kata Tasori.

Seketika usai kejadian, polisi jaga langsung menangkap pelaku begal itu. Pelaku yang masih di atas flyover juga sudah ditangkap warga. Petugas langsung menggelandang kedua pelaku ke Mapolsek Kebayoran Lama.

Baca Juga: Penjual Tempe di Kota Probolinggo Jadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Amblas

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.