Rabu, 17 Jun 2026 23:28 WIB

Membahayakan, Polisi Akan Tindak Penerbang Balon Udara di Ponorogo

salah satu balon udara di Ponorogo saat hendak diterbangkan
salah satu balon udara di Ponorogo saat hendak diterbangkan

jatimnow.com - Meski dilarang oleh pihak kepolisian, balon udara tetap menghiasi langit Ponorogo pada perayaan Hari Raya Idul Fitri, Sabtu (16/6/2018).

Pantauan jatimnow.com, Balon udara terlihat mulai muncul saat lebaran, pada hari Jumat (15/6/2018) hingga Sabtu (16/6/2018). Tidak hanya balon, ledakan petasan pun terdengar bersahutan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Balon udara yang diterbangkan oleh masyarakat, sempat membuat listrik padam di wilayah Siman.

"Ada listrik padam di daerah Gontor, Siman. Ada sekitar 18.121 pelanggan yang mengalami pemadaman," kata Manajer Area PLN Ponorogo, Muhammad Rizlani, Sabtu (16/6/2018).

Ia mengaku, setelah ditelisik oleh karyawan PLN di lapangan karena ada balon udara yang sempat mengenai dua kabel short di Desa Gandu, Kecamatan Mlarak. Ia berharap masyarakat tidak menerbangkan balon udara sembarangan.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Bisa merugikan orang lain. Apalagi kalau menyentuh kabel PLN bisa membuat padam. Bisa juga mengakibatkan konsleting," tambahnya.

Sementara, Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant, tegas melarang tentang penerbangan balon udara sembarangan. Mengantisipasi hal ini, Kapolres memberikan wadah untuk melestarikan budaya balon udara dengan lomba resmi.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Tegas saya larang. Akan kami lakukan penindakan jika memang masih ditemukan penerbangan balon udara.  Kami sudah mengadakan lomba balon udara untuk mewadahi masyarakat yang tetap melestarikan budaya," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.