Rabu, 10 Jun 2026 11:06 WIB

Harimau Sumatera Mati Diduga Dehidrasi Berat

Kondisi bangkai harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang ditemukan mati di kawasan perkebunan masyarakat (ilustrasi), Foto: Antara/Hafizdha via Republika.
Kondisi bangkai harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang ditemukan mati di kawasan perkebunan masyarakat (ilustrasi), Foto: Antara/Hafizdha via Republika.

jatimnow.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat (BKSDA SUMBAR) pada pukul 09.00 WIB, Sabtu (14/8/2021) menerima laporan dari anggota DPRD Kabupaten Pasaman tentang adanya warga yang melihat harimau sakit dan tertidur di dekat Bendungan Sontang, Kenagarian Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman. Dalam video tersebut, terlihat kondisi harimau yang masih hidup dengan kondisi lemas.

Kepala BKSDA Sumbar, Ardi Andono, mengatakan sebagai tindak lanjut dari laporan tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan jajaran Polsek Panti dan Koramil Rao untuk membantu mengamankan harimau yang sakit.

Baca Juga: PELNI Salurkan Bantuan Darurat Korban Banjir Sumut dan Sumbar

"Selanjutnya Tim BKSDA meluncur ke lokasi dengan membawa kandang dan juga mempersiapkan dokter hewan dari Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi untuk melakukan pertolongan pertama yang selanjutnya akan dirawat lebih lanjut," kata Ardi, Minggu (15/8/2021).

Ardi menjelaskan, hasil analisa video tersebut, menurut dokter hewan, harimau diduga mengalami dehidrasi berat. Harimau Sumatra sempat mendapatkan perawatan oleh petugas medis dari Puskesmas Dua Koto dengan kondisi suhu badan yang tinggi, kotoran berwarna hitam. Selanjutnya diberikan tindakan pemberian obat dan vitamin, namun pukul 11.00 WIB Harimau tersebut dinyatakan mati.

"Pada saat yang bersamaan massa di lokasi telah banyak berkumpul dan meminta agar harimau tersebut dikubur di kampung tersebut dengan anggapan bahwa harimau tersebut merupakan leluhur mereka," ujar Ardi.

Menurut dia, sempat ada upaya negoisasi membawa harimau ke Padang untuk di Nekropsi antara petugas BKSDA Sumbar, Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Pasaman dengan Ninik Mamak (sosok yang dituakan) daerah setempat.

Baca Juga: Anak Buaya Muara Muncul di Pekarangan Rumah Warga Plosoklaten Kediri

Tapi Masyarakat memaksa harimau tersebut untuk dikuburkan di depan rumah warga bernama Alinurdin selaku Ninik Mamak. Ardi menyebut proses nekropsi sangat penting dilakukan guna mengetahui penyebab kematian apakah penyakit yang membahayakan dan menular atau karena diracun.

"Secara medis sangatlah berbahaya menguburkan bangkai satwa di sekitar permukiman jika ternyata satwa tersebut membawa penyakit yang bersifat zoonosis atau menular dari hewan ke manusia. Untuk menghindari pencurian jasad harimau, masyarakat melakukan pengecoran makam tersebut dan dilakukan upacara adat selama beberapa hari," kata Ardi menambahkan.

Harimau Sumatera yang mati tersebut diperkirakan berumur 7-8 tahun dengan jenis kelamin jantan, panjang badan kurang lebih 170 cm dan ekor sepanjang 60 cm. Ia ditemukan kurang lebih 4 km dari hutan lindung yang dikelola oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Pasaman Raya.

Baca Juga: Video: Polisi Amankan Satwa Dilindungi Milik Warga Tulungagung

Baca Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.