Minggu, 21 Jun 2026 11:25 WIB

Terima Dosis Tambahan 136 Ribu Vaksin, Pemkab Target Disabilitas dan Puskesmas

  • Penulis :
  • | Kamis, 12 Agu 2021 18:07 WIB
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meninjau vaksinasi di Puskesmas Purwoharjo.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meninjau vaksinasi di Puskesmas Purwoharjo.

jatimnow.com - Pemkab Banyuwangi terus melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi covid 19 dosis dua. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani memastikan pelaksanaan sesuai target dengan memantau langsung di lokasi.

Dinas Kesehatan Banyuwangi, setidaknya menerima 136.581 dosis vaksin, yang terdiri atas vaksin Astra Zeneca, Sinovac, Moderna, dan Sinopharm. Vaksin tersebut digunakan untuk dosis pertama dan kedua. Adapun khusus Moderna untuk dosis ketiga bagi tenaga kesehatan.

Baca Juga: Kasus Suspek Campak di Tulungagung, Dinas Kesehatan Gelar ORI

”Secara bertahap kami telah menerima vaksin dari pusat dan provinsi. Akan langsung kita pacu. Kita sangat menaruh harapan terhadap vaksinasi ini karena data menunjukkan vaksinasi efektif dalam mencegah penularan dan mengurangi keparahan infeksi Covid-19,” ujar Ipuk Fiestiandani, saat meninjau vaksinasi di Puskesmas Purwoharjo, Banyuwangi, Kamis (12/8/2021).

Data per 11 Agustus 2021, sebanyak 476.473 warga Banyuwangi telah divaksin dosis pertama dan terus berlanjut termasuk untuk dosis dua. Angka tersebut setara 35,5 persen dari total sasaran awal 1,34 juta jiwa warga di Banyuwangi. Untuk tingkat kabupaten, capaian persentase Banyuwangi merupakan yang tertinggi kedua di Jatim.

Untuk mempercepat vaksinasi, pemkab juga telah membuka pendaftaran relawan Tim Satgas Kesehatan. Total dibuka rekrutmen untuk 130 orang tenaga kesehatan. Relawan ini tugasnya membantu percepatan vaksinasi di beberapa puskesmas.

Baca Juga: Pemenang Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Ternyata Jebeng Banyuwangi 2019

“Tambahan relawan tenaga kesehatan untuk percepatan vaksinasi ini nantinya akan door to door vaksinasi maupun di Puskesmas,” jelasnya.

Meski sudah divaksin, Ipuk terus mengajak warga untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

”Memakai masker, menjaga jarak, rajin membersihkan tangan, mengurangi mobilitas jika memang tidak perlu, adalah kontribusi kita untuk menekan penularan Covid-19," pinta Ipuk.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Banyuwangi Dibuka Juli 2025, Ini Persiapannya

Selain di Puskesmas Purwoharjo, Ipuk juga meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi penyandang disabilitas di Kantor Kecamatan Cluring. Sasarannya adalah 90 warga. Mereka disuntik vaksin Sinopharm.

“Dinas Kesehatan telah menerima 185 vial vaksin Sinopharm, kami fokuskan untuk penyandang disabilitas,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Andriyani.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.