Minggu, 21 Jun 2026 10:24 WIB

Kisah Pilu Siswi SMP di Pasuruan: Ibu Meninggal, Bapak Dirawat Akibat Covid

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 12 Agu 2021 18:07 WIB

jatimnow.com - Salah satu siswi SMP di Kabupaten Pasuruan mengirimkan surat untuk menyemangati ayahnya yang tengah dirawat di RSUD Grati setelah terpapar Covid-19 dengan komorbid stroke.

Siswi SMPN 2 Grati yang kini duduk di kelas IX itu kini hidup sendiri karena ibunya telah meninggal akibat terpapar Virus Covid-19.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Siti Rahmania atau Nia (15), pelajar asal Kelurahan Gratitunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan itu mendapat kunjungan dari anggota Polsek Grati, Polres Pasuruan, Kamis (12/8/2021).

"Jadi selama menjalani perawatan di rumah sakit, ayah tidak perlu cemas, karena banyak orang-orang di sekitar yang sayang dan perhatian kepada Nia. Saya tak lupa berpesan kepada ayah, agar selalu berdoa dan semangat serta optimis untuk ayah," tulis Nia dalam suratnya yang dikutip jatimnow.

Nia menceritakan jika ibunya yang bernama Sulindri meninggal pada pertengahan Bulan Juli lalu akibat terpapar Covid-19.

Bersamaan dengan itu, ayahnya,Slamet Budi Santoso, yang mengidap penyakit stroke juga terpapar Virus Covid-19 dan kini menjalani perawatan di RSUD Grati.

Hampir satu bulan ini, Nia tinggal sendiri di rumahnya. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Nia hanya bisa mengandalkan dari pamannya serta tetangga yang berbagi rezeki.

"Sekarang tinggal di rumah sendiri. Kalau makan ke paman, kadang ada tetangga yang kasih," jelas Nia.

Baca Juga: Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

Terkadang ketika ada saudara atau orang lain yang datang berbagi rezeki berupa makanan, Nia teringat dengan ayahnya yang dirawat di RSUD Grati.

Ia pun kemudian menitipkan makanan tersebut kepada seorang satpam RSUD untuk diberikan ke ayahnya, usai sekolah secara daring.

"Kadang mengirim makanan ke ayah dengan cara menitipkan ke Pak Satpam rumah sakit," ungkapnya.

Kapolsek Grati, Polres Pasuruan, AKP Wilang Langsung mengatakan pihaknya mengetahui Nia mengalami cobaan hidup setelah laporan dari masyarakat.

Baca Juga: Bocah 7 Tahun yang Hanyut di Selokan Driyorejo Ditemukan Meninggal

Selain bersedia menerima titipan surat dari Nia untuk diberikan kepada ayahnya, polisi pun memberikan bantuan sosial berupa sembako untuk kebutuhan sehari-hari sissi SMP itu.

"Bansos ini adalah atensi Kapolres kepada adik Siti Rahmania yang hidup sebatang kara karena ibunya meninggal dunia karena terpapar Covid-19 dan ayahnya saat ini sedang menjalani perawatan medis di RSUD Grati. Semoga sembako ini bermanfaat dan dapat meringankan beban ekonomi," tukas Wilang.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.