Kamis, 18 Jun 2026 01:25 WIB

Baliho Dirgahayu Kemerdekaan ke-76 RI di Sidoarjo yang Salah Cetak Diganti Baru

Baliho Kemerdekaan ke-76 RI yang sudah diganti di JPO Jenggolo, Kabupaten Sidoarjo.
Baliho Kemerdekaan ke-76 RI yang sudah diganti di JPO Jenggolo, Kabupaten Sidoarjo.

jatimnow.com - Baliho ucapan Dirgahayu ke-76 Republik Indonesia yang salah cetak di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Jenggolo, Kabupaten Sidoarjo, diganti baru.

Sebelumnya viral beredar baliho salah penulisan yang semestinya tertulis 'Indonesia' menjadi 'Indoneisa'. Baliho 3x6 meter tersebut lantas diturunkan pada Rabu (11/8/2021) malam.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

Baliho itu diduga dibuat oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo tahun 2021. Dibagian bawah banner ada tulisan dinas yang disebut diatas serta logo Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Baca juga

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Kabupaten Sidoarjo, Kusdianto mengatakan, baliho yang salah cetak sudah diturunkan dan diganti baru.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Sekitar jam 9 malam (21.00 Wib). Banner sudah dibetulkan sudah dipasang kembali,"

Kusdianto menambahkan, baliho yang salah cetak itu mulai dipasang sejak tanggal 3 Agustus 2021. Menurutnya kesalahan itu murni dari vendor. Vendor bersangkutan akan dievaluasi dan disanksi.

"Dipasang tanggal 3 Agustus. Pemasangannya juga dilakukan oleh vendor. Ini murni kesalahan vendor, selain itu kami juga minta maaf tidak melakukan pengecekan ulang setelah dipasang," pungkasnya.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Seperti viral di media sosial, dalam baliho itu tertulis "76 Dirgahayu Republik Indoneisa (seharusnya Indonesia). Indonesia Tangguh. Indonesia Tumbuh".

Beberapa warganet menyayangkan baliho yang salah tulis itu dipasang di JPO Jenggolo dan telah dilihat banyak orang.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.